Belanja Apel Online, Pria Paruh Baya Malah Dikirimi Smartphone

Adinda Permatasari
·Bacaan 2 menit

VIVA – Terkadang, ada ketakutan ketika membeli barang online dan menghindari penipuan. Tapi, apa yang dialami pria ini mungkin adalah sebuah keberuntungan.

Niat membeli apel, seorang pria paruh baya justru dikirimi smartphone Apple iPhone. Hal tak biasa ini pun dialami pria 50 tahun dari Twickenham, Inggris.

Nick James menerima kejutan tak terduga saat dia berbelanja di layanan online supermarket besar, Tesco. Menurut India Today, James memasukkan apel ke dalam keranjang belanjaannya dan yang dia dapat adalah Apple iPhone.

Dilansir World of Buzz, James membagikan kegembiraannya di Twitter dengan menuliskan, "Terima kasih banyak pekan ini kepada @Tesco & @tescomobile. Pada Rabu malam, kami pergi untuk mengambil pesanan online kami dan mendapat sedikit kejutan di sana - sebuah Apple iPhone SE. Nampaknya, kami memesan apel dan secara acak mendapat Apple iPhone! Melengkapi minggu putraku!".

Tapi, ini bukan yang pertama jaringan supermarket besar itu membagikan hadiah acak kepada pelanggan mereka. Pengguna lain juga mendapat Airpods dalam pesanannya.

Hal lain yang juga penting diketahui adalah peran kurir dalam pemesanan online. Ninja Xpress sebagai salah satu penyedia layanan logistik last-mile yang menjangkau 100 persen wilayah Indonesia menunjukan aksi kepeduliannya terhadap korban bencana alam angin kencang, banjir bandang, dan tanah longsor yang terjadi di Sumba, NTT.

Ninja Xpress melalui program Obsesi Untuk Negeri mengajak para pelaku UKM yang berada di bawah naungan Ninja Xpress untuk bergotong royong mengumpulkan bantuan yang diberikan kepada lebih dari 600 kepala keluarga. Mereka adalah para karyawan Ninja Xpress dan warga yang terdampak bencana.

Proses pendistribusian bantuan ini dikoordinasikan langsung oleh tim Ninja Xpress dan akan didistribusikan langsung mulai 1 Mei hingga 10 Mei 2021 mendatang dari Station Ninja Xpress yang berada di titik bencana seperti, Kota Waingapu, Kabupaten Lembata, Kabupaten Adonara, dan Kota Kupang.

“Banyak dari tim kami yang berada di Sumba yang terdampak dan menjadi korban dari bencana yang tidak dapat dihindari, yang diketahui sebagai banjir bandang terbesar selama satu dekade terakhir di wilayah NTT. Kami sangat berduka dengan kondisi tersebut,” ujar Chief Marketing Officer Ninja Xpress, Andi Djoewarsa dalam keterangan tertulisnya.