Belanja di Warung Juga Bisa Cashless

Krisna Wicaksono
·Bacaan 1 menit

VIVA – Uang tunai disebut-sebut bisa menjadi salah satu media penularan virus. Untuk mencegah hal itu terjadi, pemerintah menggalakkan sistem pembayaran dengan cara nontunai atau cashless.

Sebelumnya fasilitas ini hanya bisa digunakan di beberapa kondisi saja, misalnya saat belanja online atau memesan jasa antar makanan.

Namun, kini cara tersebut sudah merambah hingga ke level warung dan toko kelontong, yakni dengan menggunakan sistem yang disediakan oleh aplikasi Mitra Warung Pangan.

Aplikasi tersebut adalah karya dari PT Bhanda Ghara Reksa atau BGR Logistics, yakni Badan Usaha Mililk Negara yang bergerak dalam bidang penyedia jasa logistik di Indonesia.

Direktur Utama BGR Logistics, M Kuncoro Wibowo menjelaskan bahwa alasan BGR terjun ke sektor ini karena mendapat amanah dari Kementerian Koperasi dan UKM, untuk mensukseskan program Belanja di Warung Tetangga.

Warung Pangan adalah aplikasi yang digunakan pelaku UMKM untuk membeli sembako dengan harga kompetitif. Sementara, Mitra Warung Pangan dipakai masyarakat untuk membeli sembako di jaringan mereka.

Ekosistem pendukungnya cukup luas, meliputi jasa antar pesanan menggunakan Grab dan Gojek, hingga DANA dan LinkAja sebagai sarana pembayaran cashless.

“Kami berharap, adanya kerja sama ini dapat semakin memudahkan pengguna aplikasi dalam melakukan pembayaran secara aman,” ujarnya, dikutip dari laman resmi BGR Logistics, Selasa 3 November 2020.

Sebagai informasi, BGR Logistics pada long weekend kemarin memberangkatkan armada terakhir untuk distribusikan bantuan sosial beras dari Kementerian Sosial RI kepada Keluarga Penerima Manfaat dan Program Keluarga Harapan di beberapa wilayah di Indonesia.

“Genap tiga bulan sudah tugas dari Kemensos telah kami laksanakan. Beratnya medan dan beberapa kendala yang ada, serta sulitnya akses dikarenakan pandemi tidak menyurutkan semangat kami dalam menjalankan tugas,” tuturnya.

Baca juga: Warganet Ramai Pamer Boks PlayStation 5, Awas Tertipu