Belasan Kali Tipu Ojol dengan Order Fiktif, Mahasiswa di Makassar Ditangkap

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepolisian Sektor Manggala mengamankan seorang mahasiswa inisial ADF (26). Mahasiswa itu nyaris dihakimi para pengemudi ojek online (ojol) karena menipu dengan modus orderan fiktif.

ADF tidak sampai diamuk para pengemudi ojol, karena personel Kepolisian Sektor Manggala langsung mengamankannya.

Kepala Polsek Manggala Komisaris Supriady Idrus mengatakan, ADF diamankan di rumahnya di Kompleks Pesona Prima Griya, Kelurahan Bangkala, Kamis (27/10) malam. Sebelumnya, mereka mendapatkan laporan dari pengemudi ojek online atas penipuan bermodus orderan fiktif.

"Teman-teman ojol yang pernah ditipu oleh pelaku nyaris menghakimi. Beruntung anggota cepat ke TKP," ujarnya melalui pesan WhatsApp, Jumat (28/10).

Pura-Pura Membeli Barang

Perwira yang akrab disapa Edhy ini mengungkapkan, ADF sudah belasan kali membuat orderan fiktif. Rata-rata orderannya berkisar antara Rp150 ribu-Rp 300 ribu. Dia menggunakan tiga aplikasi ojek online berbeda.

"Modusnya pelaku seolah-olah menjual barang dan ada orang yang memesan. Orang yang pura-pura memesan itu adalah ADF sendiri dengan menggunakan nomor ponsel lain," bebernya.

Dengan modus itu, ADF kemudian mengorder ke driver ojek online dengan sistem cash on delivery (COD) dan memberikan alamat palsu. Dengan sistem COD, driver ojol pun harus menalangi lebih dahulu.

"Saat driver ojol mengambil barang tersebut dan membayarnya, pelaku langsung memblokir kontak driver ojol tersebut," ujar Edhy saat ditemui di kantornya.

Karena merasa tertipu, belasan driver ojol melapor ke Polsek Manggala. "Kami juga minta apabila ada driver ojek online yang pernah merasa tertipu, silahkan datang melaporkan di Polsek Manggala," ucapnya. [yan]