Belasan Ribu Pengunjung Padati TMII, Ancol Batasi Jumlah Wisatawan

·Bacaan 2 menit
Anak-anak bermain saat berwisata di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Sabtu (15/5/2021). Banyak warga memilih berwisata ke TMII untuk menghabiskan waktu libur Lebaran. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta Hampir 16 ribu orang mengunjungi Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, pada akhir pekan ini. Kepala Humas TMII Adi Widodo mengatakan jumlah tersebut berdasarkan perhitungan selama waktu operasional dari pukul 08.00 hingga 20.00 WIB.

"Jumlah pengunjung untuk hari ini adalah sebanyak 15.972. Lalu untuk kendaraan ada 12 bus, 2.412 mobil dan 2.227 motor," kata Adi di Jakarta, Minggu (23/5/2021).

Jumlah itu, kata Adi, masih di bawah pembatasan jumlah kunjungan, yakni 50 persen atau sekitar 30 ribu orang selama masa penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Adi menyebutkan memang pada Minggu kemarin cukup banyak pengunjung ke TMII karena warga non DKI sudah diperbolehkan untuk mengunjungi lokasi rekreasi tersebut.

Selain itu, ada juga acara pagelaran seni musik dan campur sari oleh paguyuban warga Pacitan se-Jabodetabek dengan sistem undangan yang hanya berlaku dua orang.

"Tetap kami jalankan protokol kesehatan ketat, kami pastikan suhu tubuhnya dan pelaksanaan 3M. Lalu kami terus imbaukan protokol kesehatan ini melalui pengeras suara maupun didekati langsung dari petugas gabungan dari TMII, Polri, TNI, Pol PP dan Dishub," kata Adi seperti dikutip Antara.

Harga tiket masuk TMII tak ada perubahan, yakni Rp 20 ribu per orang. Kemudian untuk mobil roda empat Rp 20.000 per unit, sepeda motor Rp 15.000 dan bus Rp 40.000.

Pengunjung Ancol Dibatasi

Sementara itu, Manajemen Taman Impian Jaya Ancol mencatat 6.800 pengunjung pada akhir pekan ini dan membatasi jumlah pengunjung maksimal 10 ribu orang per hari.

"Kami tetapkan maksimal kuota 10 ribu orang per hari, total pengunjung 6.800," kata Manajer Komunikasi Taman Impian Jaya Ancol Rika Lestari saat dihubungi di Jakarta, Minggu (23/5/20210).

Rika menjelaskan, jumlah sebanyak itu juga fleksibel karena pergerakan orang yang keluar dan masuk kawasan.

"Jumlahnya terus bergerak ya, karena ada yang keluar dan masuk, tapi kami batasi 10 ribu," ujarnya.

Jumlah 10 ribu pengunjung per hari itu sangat jauh di bawah kapasitas maksimum 215 hektare kawasan Ancol sebanyak 192 ribu orang, meski orang dengan KTP non DKI sudah diperbolehkan ke Ancol.

"Jadi masih cukup lengang, termasuk di pantai yang menjadi kawasan favorit pengunjung, karena jumlahnya yang hanya sekitar 10 persen," kata dia.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel