Beli Mobil Bekas Pakai Cara Kredit, Segini Uang Mukanya

Yunisa Herawati
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kendaraan pribadi sudah menjadi kebutuhan, terutama bagi mereka yang tinggal di perkotaan. Adanya transportasi umum dianggap masih belum bisa memberikan keamanan dan kenyamanan, terutama di masa pandemi seperti saat ini.

Jika bicara mengenai kondisi, tentu mobil baru paling banyak dipilih. Namun, kondisi keuangan terkadang membuat konsumen harus mencari alternatifnya.

Berbeda dengan zaman dahulu, kendaraan bekas pakai kini ditawarkan dengan kualitas yang jauh lebih baik. Selain modelnya semakin beragam, usia pakai juga ada yang hanya 2-3 tahun saja, sehingga masih terlindungi garansi pabrik.

Membahas soal pasar, transaksi mobil bekas bahkan lebih banyak ketimbang unit yang dikirim oleh diler. Angkanya bahkan bisa mencapai dua kali lipat.

Kekhawatiran soal kondisi juga bisa disiasati, dengan adanya jasa pemeriksaan yang kini semakin banyak jumlahnya. Cukup membayar biaya ratusan ribu rupiah, maka teknisi akan melaporkan kelayakan dari unit yang jadi incaran.

Data yang didapat dari beberapa sumber juga menyebutkan, bahwa kini permintaan akan mobil bekas berangsur normal. Para pedagang yang sebelumnya menurunkan harga jual, kini juga menawarkan dengan banderol normal.

Sama seperti diler, beberapa penjual mobil bekas juga menyediakan layanan kredit dengan menggandeng jasa pembiayaan. Jadi selain mendapatkan mobil dengan harga murah, pembayarannya juga bisa diangsur sesuai kemampuan.

Seperti yang ditawarkan oleh Garasi.id, platform jual beli mobil bekas yang menjadi anak perusahaan dari Blibli.com ini bekerja sama dengan BCA Finance memberikan kemudahan berupa uang muka sebesar 25 persen dari harga kendaraan.

Konsumen juga akan kemudahan untuk merawat kendaraan melalui layanan jasa dan servis, yang semua transaksinya bisa dilakukan secara online.

“Semoga dengan upaya yang kami lakukan, kebutuhan otomotif masyarakat indonesia secara online bisa terpenuhi, khususnya memiliki kendaraan pribadi agar lebih aman ketika harus bepergian,” ujar Brand Communication Manager Garasi.id, Andreas Panji melalui keterangan resmi, dikutip VIVA Otomotif Selasa 2 Februari 2021.