Beli Mobil Maung Pindad, Bupati Jember Terpilih Rogoh Kocek Pribadi

Dedy Priatmojo
·Bacaan 2 menit

VIVABupati Jember terpilih Hendy Siswanto menjadi bupati pertama di Indonesia yang memiliki mobil atau kendaraan taktis (Rantis) Maung. Rantis buatan Pindad ini nantinya akan digunakan Hendy sebagai kendaraan operasionalnya sebagai bupati.

Dikutip dalam akun Instagram @hendysiswantocenter, meskipun nantinya akan digunakan sebagai kendaraan operasional bupati, Hendy mengaku mobil Maung ini dibeli dengan kocek pribadinya. Hal ini sekaligus bentuk apresiasi Hendy Siswanto atas mobil karya anak negeri.

"Ini yang jelas mobil ini produksi dalam negeri. Menunjukkan bahwa Bupati Jember wajib cinta produk dalam negeri, buatan Pindad," kata Hendy dalam

Dengan menunggangi Maung ini, Hendy berjanji akan mempromosikan kepada warga Jember dan Indonesia untuk selalu menggunakan produk dalam negeri, supaya ekonomi dalam negeri bergerak.

"Termasuk warga Jember harus cinta produk lokal. Contoh, kalau belum bisa bikin mobil orang Jember minum kopinya dulu deh, kopi Jember, semua, beras Jember. Jadi ini (Maung) akan dipakai oleh Bupati Jember nanti," ujarnya.

Sebelumnya, Hendy mengaku senang berkesempatan membeli dan menjadi bagian dari launching mobil Rantis Maung, mobil buatan dalam negeri yang diproduksi PT Pindad.

"Semoga ini dapat memotivasi warga Jember untuk bisa ikut berinovasi membuat karya yang dapat membanggakan Jember ke depan," ungkapnya.

Seperti diketahui, PT Pindad (Persero) berkomitmen masuk ke pasar komersil untuk Rantis Maung versi sipil yang diperkirakan akan dirilis pada pertengahan tahun 2021. Mobil tersebut juga sempat diuji coba langung oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Tentu saja akan ada perbedaaan spesifikasi antara kendaraan Rantis Maung versi militer dengan Maung yang dijual untuk masyarakat umum nantinya, antara lain di bagian kelengkapan senjata. Harga untuk versi sipil ini sekitar Rp600 jutaan.

Lahir sebagai rantis militer, Maung memiliki perawakan gagah. Ground clearance-nya pun dirancang cukup jauh dari permukaan jalan, sementara sisi kiri dan kanan belakang tidak memakai kaca seperti kendaraan konvensional.

Terkait jantung penggerak, diketahui Maung mengusung mesin diesel empat silinder berkapasitas 2.400cc, yang dikombinasikan bersama sistem transmisi manual 6 speed, serta sistem penggerak empat roda yang memungkinkannya bergerak di jalanan non-aspal.