Bella Saphira Tetap Bisa Menikah Tanpa Restu Orangtua

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Heribertus Irwan Wahyu Kintoko

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menjelang hari pernikahan digelar, Bella Saphira Simanjuntak (40) dikabarkan masih belum dapat mengantongi doa restu dari orangtuanya. Meski begitu, Bella maju terus dan tidak ada yang bisa menghalangi langkahnya.

Belum adanya restu orangtuanya itu sepertinya tidak menghalangi keinginan Bella menyandang status istri seorang perwira tinggi TNI Angkatan Darat. Bella tetap bisa menikah karena sudah diatur dalam UU Perkawinan.

"Selama semua persyaratannya memenuhi, kami akan menikahkan mereka (Bella dan Agus Surya Bakti)," jelas Kepala KUA Stabat, H Syamsul SAg, ketika dihubungi melalui teleponnya, Senin (26/8/2013) petang.

Rencananya, Bella dan Mayor Jenderal (TNI) Agus Surya Bakti akan saling mengikat janji di rumah orangtua Agus di Jalan Proklamasi, Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, 30 Agustus 2013. Stabat adalah tempat kelahiran Agus.

Sejauh ini, Syamsul mengaku tidak mengetahui soal tidak direstuinya pernikahan Bella dan duda dua anak tersebut. Apalagi dalam UU Perkawinan dijelaskan, perempuan diijinkan menikah diatas usia 21 tahun.

"Kalau usia perempuan saat menikah nanti sudah diatas 21 tahun, tidak perlu ijin dari orangtua," jelas Syamsul yang belum mengetahui maskawin pernikahan Bella dan Agus. "Soal maskawin, kami belum dapat informasinya," jelasnya. (kin)

Baca Juga:

Kepala BNPT Akan Jadi Saksi Pernikahan Bella Saphira

Bella Saphira Menikah di Rumah Mertuanya 30 Agustus 2013

Bella Saphira Sudah Daftarkan Pernikahannya ke KUA

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.