Belum ada laporan jamaah haji Indonesia di Mekkah yang sakit

Kepala Seksi Kesehatan Daerah Kerja (Daker) Mekkah M Imran Saleh mengatakan dari dua kloter jamaah calon haji yang sudah tiba di Mekkah belum ada yang dilaporkan sakit.

"Saat ini tidak ada jamaah yang sakit dan dirawat," kata M Imran Saleh saat dihubungi Media Center Haji (MCH) di Mekkah, Senin.

Sejak Ahad (12/6) malam, dua kloter jamaah calon haji Indonesia dari Embarkasi SOC 1 dan JKG 1 dari Madinah sudah tiba di Mekkah sebanyak 746 orang.

Sementara itu, Juru Bicara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Pusat Akhmad Fauzin melaporkan, hingga Senin, jamaah haji sakit sebanyak 43 orang, 38 orang dengan rawat jalan dan 5 orang dirawat di KKHI Madinah.

Baca juga: PPIH Embarkasi Batam siapkan 4 ruang untuk isolasi COVID-19

Baca juga: Calon haji asal Lamongan meninggal di Madinah

Fauzin menjelaskan sesuai laporan petugas kesehatan, dari jumlah jamaah yang telah tiba di tanah suci, 40,10 persen memiliki potensi risiko tinggi terhadap kesehatannya.

"Kami mengimbau seluruh jamaah untuk beristirahat cukup dan jangan beraktivitas yang dapat menyebabkan kelelahan berlebih,” katanya.

KKHI Daker Mekkah menyiapkan layanan setara rumah sakit tipe B, yaitu tersedia IGD, ruang rawat inap yang dipisah antara laki-laki dan perempuan serta ruang rawat inap kasus berat serta HCU (High Care Unit) yang juga dilengkapi ventilator.

Kapasitas yang tersedia di KKHI Daker Mekkah sebanyak 260 tempat tidur mulai dari IGD sampai ruang perawatan khusus termasuk ruang rawat kesehatan jiwa.

Sementara, 145 orang petugas dan tenaga kesehatan di KKHI siap melayani jamaah haji Indonesia di Mekkah.*

Baca juga: 2.409 jamaah calon haji dari Madinah tiba di Mekkah Senin

Baca juga: Jamaah calon haji Riau diingatkan kenakan kain ihram di embarkasi

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel