Belum Damai, Yamaha Masih Hukum Maverick Vinales di MotoGP Inggris

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, London- Yamaha dikabarkan masih akan menghukum Maverick Vinales tak tampil di MotoGP Inggris di sirkuit Silverstone akhir pekan ini. Ini menyusul hukuman larangan tampil di MotoGP Austria yang diberikan pekan lalu.

Maverick Vinales tak tampil di MotoGP Austria karena dinilai coba rusak motor Yamaha M1 di seri Styria. Meski sudah minta maaf, Yamaha sepertinya masih akan memberi hukuman untuk Vinales.

Yamaha pun pekan lalu mengatakan sanksi untuk Vinales masih harus dibicarakan dulu.

"Untuk saat ini segalanya mungkin. Keputusan untuk menghukum dia dibuat di sini oleh kami di Eropa," ujar manajer Yamaha Massimo Meregalli seperti dikutip Motorsport.

"Kami sudah bicara dengan perwakilan di Jepang. Langkah pertama menghukum dia tidak tampil di MotoGP Austria. Setelah itu lihat apa yang terjadi."

Diganti Crutchlow

Maverick Vinales (AFP)
Maverick Vinales (AFP)

Motorsport memastikan Vinales tak akan tampil di MotoGP Inggris. Dia akan digantikan Cal Crutchlow yang akan mengisi pos kosong di Monster Energy yamaha.

Sejak dua pekan lalu, Cal Crutchlow gantikan Franco Morbidelli di Petronas Yamaha. Namun kini dia akan alih tugas di tim pabrikan.

Posisi Crutchlow di Petronas akan digantikan pembalap Moto2 Petronas ake Dixon. Dia akan debut di MotoGP di depan publik sendiri.

Seleksi

Maverick Vinales. (AFP/Joe Klamar)
Maverick Vinales. (AFP/Joe Klamar)

Petronas Yamaha akan gunakan momen MotoGP Inggris untuk menseleksi pembalap. Dixon salah satu opsi untuk MotoGP 2022.

Sepang Racing Team tak punya banyak opsi karena bakal kehilangan dua pembalap langsung di MotoGP 2022. Morbidelli bakal naik kelas ke Monster Energy sedangkan Rossi pensiun.

Opsi pembalap lain yaitu Darry Binder. Sepang Racing Team akan mencoba pembalap Moto3 ini terjun langsung di MotoGP tahun depan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel