Belum Ditemukan, Pencarian Wisatawan Hilang di Pantai Selatan Garut Dihentikan

Merdeka.com - Merdeka.com - Tim SAR Gabungan menghentikan pencarian Bayu Aditya (21), warga Sumedang (sebelumnya ditulis Bandung) yang hilang tenggelam di pantai selatan Garut. Penghentian pencarian dilakukan setelah proses pencarian selama seminggu belum membuahkan hasil.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung, Supriono mengungkapkan bahwa pihaknya bersama unsur SAR lainnya sudah melakukan upaya maksimal sejak Bayu dinyatakan hilang tenggelam pada Kamis (5/5) siang.

Hingga Rabu (11/5) kemarin, Supriono menyatakan bahwa proses pencarian belum membuahkan hasil maksimal sesuai dengan harapan seluruh orang, termasuk keluarga. Dengan segala pertimbangannya, proses pencarian pun dihentikan.

"Sudah dilakukan upaya pencarian maksimal namun korban tidak ditemukan. Keluarga korban setuju bahwa pencarian untuk dihentikan," kata Supriono, Kamis (12/5).

Meski secara umum proses pencarian Bayu dihentikan, ia memastikan bahwa Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, Damkar, dan potensi SAR lainnya tetap melakukan pemantauan dan menghimpun informasi di lokasi hilangnya korban.

"Bla kemudian ada tanda-tanda penemuan korban, maka pencarian akan dibuka kembali," ucapnya.

Sebelumnya, dua wisatawan yang sedang berwisata di kawasan pantai selatan Garut, Kamis (5/5) mengalami kecelakaan laut. Keduanya diduga terpeleset, dan salah satu korban berhasil diselamatkan sedangkan satunya lagi masih dalam pencarian.

Kepala Bidang SDM Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Garut, Tubagus Agus Sofyan mengatakan bahwa kecelakaan laut yang menimpa dua orang wisatawan itu terjadi sekitar pukul 12.30. "Korban atas nama Risa usia 21 tahun asal Garut, dan Bayu 21 tahun," katanya. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel