Belum Jadi Presiden AS, Joe Biden Tunjuk Kepala Staf Gedung Putih

Bayu Nugraha, Dinia Adrianjara
·Bacaan 1 menit

VIVA – Presiden terpilih Amerika Serikat Joe Biden menunjuk penasihat lamanya yakni Ron Klain sebagai Kepala Staf Gedung Putih. Penunjukkan ini dilakukan meski hasil pemilihan presiden AS belum diumumkan secara resmi oleh otoritas berwenang.

Klain merupakan kepala staf ketika Biden masih menjabat sebagai wakil presiden di bawah kepemimpinan Barack Obama. Sebagai orang yang berpengalaman menangani krisis kesehatan, Klain juga diharap dapat menjadi tokoh kunci dalam pemerintahan Biden.

"Pengalaman dan kapasitasnya yang dalam dan beragam untuk bekerja di seluruh spektrum politik, sangat dibutuhkan sebagai Kepala Staf Gedung Putih saat kita menghadapi momen krisis ini," kata Biden dalam sebuah pernyataan, yang dilansir Al Jazeera.

Biden telah bekerja dengan Klain selama beberapa dekade dan mempekerjakannya sebagai penasihat selama kampanye kepresidenan. Klain juga pernah bekerja untuk Wapres Al Gore selama pemerintahan Bill Clinton.

Sebagai kepala staf Biden selama krisis keuangan sekitar satu dekade lalu, Klain berperan mengawasi penerapan Undang-Undang Pemilihan senilai US$787 miliar, yang mendorong perekonomian AS.

Meskipun Biden terus melanjutkan proses transisi, Trump pantang menyerah dan menegaskan bahwa tim kampanyenya akan tetap melanjutkan upaya hukum untuk membatalkan hasil penghitungan di negara-negara kunci.

Biden memenangkan pemilu setelah mendapatkan lebih dari 270 suara elektoral yang diperlukan di Electoral College, untuk memenangkan kursi kepresidenan. Biden juga unggul dari Trump dengan selisih lebih dari lima juta suara. (ren)

Baca juga: Australia Kasih Pinjaman RI Rp15 Triliun, Sri Mulyani Lega