Belum Lengkap, Berkas Perkara Tersangka Kasus Binomo Masih Diteliti Jaksa

Merdeka.com - Merdeka.com - Kejaksaan masih meneliti berkas perkara milik para tersangka terkait kasus dugaan investasi ilegal binary option aplikasi Binomo. Mereka diketahui atas nama Fakarich alias Fakar Suhartami Pratama, Wiky Mandara Nurhalim, Brian Edgar Nababan, Rudiyanto Pei, Vanessa Khong dan Nathania Kesuma.

"Berkasnya sudah kita kirim dan sedang diteliti oleh jaksa," kata Kasubdit II Dit Tipideksus Bareskrim Polri, Kombes Chandra Sukma Kumara saat dihubungi, Jumat (17/6).

Ia menyebut, berkas perkara milik para tersangka itu telah dikirim penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Polri ke Kejaksaan pada Jumat (10/6) lalu. Lalu, untuk berkas perkara milik Indra Kenz, penyidik telah mengirimkan ke Kejaksaan empat hari sebelum mengirim Vanessa Khong dan lainnya.

"Kita sudah mengirimkan berkas perkara (Indra Kenz) tanggal 6 Juni yang lalu untuk pemenuhan P-19, sampai saat ini masih diteliti juga," tutupnya.

Diketahui, Bareskrim Polri menetapkan tiga orang tersangka baru kasus investasi ilegal binary option aplikasi Binomo. Salah satu tersangka baru adalah pacar Indra Kenz yakni Vanessa Khong.

"Tersangka Vanessa Khongs alias VK (pacar tersangka IK)," kata Dirtipiddeksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan dalam keterangannya, Minggu (10/4).

Selain itu, ayah Vanessa Khong, Rudiyanto Pei serta adik Indra Kenz, Nathania Kesuma juga turut ditetapkan sebagai tersangka.

"Mereka dipersangkakan berdasarkan pasal 5 dan atau pasal 10 Undang- Undang No. 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan pasal 55 ayat 1e KUHP," kata Whisnu.

Mereka nantinya akan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka pada Hari Kamis, 14 April 2022 terkait dengan transaksi dan aliran dana terhadap tersangka.

"Terhadap tiga orang tersangka tersebut terdapat aliran dana dari Tersangka Indra Kesuma alias Indra Kenz dan diduga membantu untuk menempatkan atau menyamarkan dana atau sembunyikan dana hasil dari kejahatan yang dilakukan Tersangka," tutupnya. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel