Belum Mau Berkomentar, Pelatih Persib Tunggu Penjelasan Lengkap Sistem Baru Liga 1

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Bandung Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts belum mau berkomentar mengenai sistem anyar yang akan digunakan di Liga 1 2021/2022. Hal itu dikarenakan dirinya belum mengetahui secara lengkap detail penyelenggaraan kompetisi musim ini.

PSSI telah mengesahkan sistem anyar yang akan digunakan di Liga 1 2021/2022 yakni bubble to bubble dengan enam series. Namun, kompetisi tetap digelar secara penuh yakni memainkan 306 pertandingan selama semusim.

Keputusan itu diungkapkan pada Kongres Tahunan PSSI 2021 yang digelar di Jakarta, Sabtu (30/5/2021). Terkait wacana itu, Robert memilih tidak banyak berkomentar. Menurutnya, semua masih sebatas wacana selama belum ada surat resmi dari PT Liga Indonesia selaku operator kompetisi Liga 1.

"Saya belum bisa kasih komentar karena sejauh ini belum ada pernyataan ataupun surat resmi yang kami terima, sehingga kemungkinan ke depan masih bisa berubah," kata Robert, Senin (31/5/2021).

6 Series

PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi bakal melakukan pertemuan lanjutan untuk membahas kompetisi Liga 1 2021/2022. Rencananya, pertemuan itu akan digelar dalam waktu dekat yakni awal Juni 2021.

Kabarnya, Liga 1 2021/2022 akan diselenggarakan sebanyak 6 series. Kompetisi rencananya digelar pada 10 Juli 2021 sampai Maret 2022.

Terkait kick off Liga 1, Robert mengatakan masih menunggu jadwal resmi.

Komentar

"Selama ini hanyalah rumor bahwa liga akan dimulai tanggal 3 karena kami tidak pernah melihat surat resminya," ujarnya.

"Karena kami dengar liga akan dimulai pada tanggal 3 Juli, kami melakukan persiapan menuju pekan pertama Liga 1. Jika pada akhirnya liga secara resmi digelar setelahnya bisa hingga Agustus, maka kami akan segera membuat perencanaan baru," kata pelatih asal Belanda itu menambahkan.

Saksikan Video Menarik Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel