Belum Puas, Shin Tae-yong Berburu Pemain Keturunan untuk Timnas U-19

Robbi Yanto
·Bacaan 1 menit

VIVA – Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong tampaknya masih belum puas dengan pemain keturunan di Timnas Indonesia U-19. Juru taktik asal Korea Selatan itu mengisyaratkan akan mendatangkan beberapa pemain lagi.

Timnas U-19 saat ini menjalani pemusatan latihan (TC) di Kroasia sejak 30 Agustus 2020. Ada 30 pemain yang menjalani TC di negara runner up Piala Dunia 2018 itu.

Empat di antaranya pemain keturunan. Dua keturunan dari Inggris yaitu Jack Brown dan Elkan Baggott serta dua keturunan Jerman yakni Kelana Mahessa dan Luah Mahessa.

Elkan Baggott jalani debut di Timnas Indonesia U-19
Elkan Baggott jalani debut di Timnas Indonesia U-19

Baca Juga: Tragis, 5 Fakta Memalukan Real Madrid Usai Dihajar Shakhtar Donetsk

Tapi, Tae-yong masih memiliki rencana lain. Dia akan memanggil beberapa pemain keturunan untuk bergabung dengan skuad Garuda Nusantara.

"Dalam pencarian pemain keturunan kami dibantu PSSI, tim pelatih dan ofisial timnas U-19," kata Tae-yong, dilansir situs PSSI.

"Kami sudah mempunyai data beberapa nama pemain dan sudah melakukan pembicaraan ke sejumlah pemain keturunan," sambung pelatih 51 tahun tersebut.

Tae-yong mengugkapkan tak sembarangan dalam memilih para pemain. Ada dua cara, pertama para pemain dilihat dari video, kemudian mereka akan dipanggil untuk dilihat kemampuannya secara langsung.

"Pemain kami lihat dari curriculum vitae (CV), administrasi, analisa video dan setelah itu kami datangkan saat menjalani pemusatan latihan (TC) untuk melihat kualitasnya secara langsung," ucapnya.

Jack Brown bersama skuad Timnas Indonesia U-19 merayakan gol ke gawang Makedonia Utara.
Jack Brown bersama skuad Timnas Indonesia U-19 merayakan gol ke gawang Makedonia Utara.

Baca Juga: Ganas, Fakta Mengerikan Liverpool Usai Permalukan Ajax

Timnas U-19 saat ini sudah menjalani 11 laga uji coba di Kroasia dengan melawan Bulgaria (0-3), Kroasia (1-7), Arab Saudi (3-3).

Kemudian dua kali melawan Qatar (2-1 dan 1-1), Bosnia Herzegovina (0-1), Dinamo Zagreb (1-0), NK Dugopolje (3-0), Makedonia Utara (4-1 dan 0-0), dan Hajduk Split 4-0.