Benarkah Atap Baja Ringan Mudah Tersambar Petir?

Syahdan Nurdin, teknisiblogger
·Bacaan 2 menit

VIVA – Logam, termasuk struktur baja ringan bersifat konduktor atau mampu menghantarkan listrik. Karena fakta ini, ada kecurigaan bahwa bangunan dengan struktur atau atap baja ringan akan mudah tersambar petir. Benarkah demikian?

Secara singkat, jawabannya adalah tidak. Atap baja ringan tidak akan semakin memudahkan petir untuk menyambar. Sebaliknya justru akan mengurangi bahaya akibat sambaran petir. Bagaimana Petir Menyambar Bangunan?

Ada 4 jenis sambaran petir, yaitu Intra Cloud (IC), Cloud-to-Cloud (CC), Cloud to Air (CA), dan Cloud to Ground (CG).

Namun tipe CG adalah yang paling berkaitan dengan kehidupan dan properti. Tipe ini merupakan pelepasan muatan dari awan ke bumi.

Dilansir dari BDC Network, lokasi yang tepat untuk sambaran petir tampaknya terganting geografi dan topografi, serta pergerakan badai. Saat petir siap menyambar, ‘ia’ akan mencari apakah ada atap logam yang berguna untuk menjadi konduktor.

Namun, di sini ada asumsi yang salah. Dimana logam akan mempermudah sambaran petir mirip penangkal petir. Padahal sebenarnya penangkal petir bukan ‘menarik’ petir, melainkan menyalurkan petir dengan aman ke tanah jika kebetulan menyambar area bangunan.

Tipe CG memang dilepaskan ke bumi, tetap harus melalui perantara. Misalnya pohon dan bangunan yang merupakan konduktor listrik yang leih baik daripada udara. Singkatnya, gedung tinggi menyediakan jalur lebih mudah dengan memperpenek jarak tempuh antara petir melalui udara.

Karenanya, saat petir muncul, ‘ia’ akan mencari konduktor terbaik yang paling dekat dengan awan. Jadi, gedung tinggi lebih memungkinkan untuk lebih mudah disambar petir.

Sementara itu, bahan penutup atap atau rangka atap baja ringan bangunan, bukanlah faktor penentu petir akan mudah menyambar atau tidak. Bangunan yang Berisiko Menerima Konsekuensi Sambaran Petir Listrik lebih mudah melewati konduktor yang baik seperti tembaha atau baja ringan daripada kayu atau beton yang merupakan konduktor terburuk.

Faktanya, konduktor yang buruk memiiki banyak hambatan listrik, yang mengubah sebagian energi listrik petir menjadi panas. Kemudian menyebabkan kebakaran atau ledakan. Sedangkan konstruksi bangunan logam dengan atap baja ringan akan memberikan jalur pada petir untuk menyalurkan muatannya ke bumi.

Bangunan ini pun akan bertahan dari sambaran petir dengan kerusakan lebih sedikit. Pada dasarnya, atap baja ringan memang merupakan konduktor listrik yang baik. Tetapi, bukan berarti akan memudahkannya untuk tersambar petir.

Kendati demikian, tidak ada salahnya untuk memperkecil risiko sambaran petir. Caranya dengan memasang penangkal petir, memastikan konstruksi rangka atap baja ringan sesuai prosedur keamanan, dan menjauhkan barang-barang yang sifatnya mudah terbakar dari rumah.