Benarkah Frozen Food Tak Boleh Dikonsumsi Anak dan Lansia?

Ichsan Suhendra, Sumiyati
·Bacaan 1 menit

VIVA – Rasa frozen food yang lezat membuat makanan satu ini banyak digemari masyarakat. Belum lagi, makanan yang dibekukan ini memiliki jenis yang sangat beragam yang membuat banyak orang tergiur untuk membelinya.

Tapi hati-hati, sebaiknya bijak saat membeli frozen food. Karena frozen food yang mengandung tinggi gula, garam dan lemak, akan berbahaya bagi kesehatan, bahkan dapat menurunkan imunitas.

Maka tak heran jika muncul anggapan anak-anak dan lanjut usia tidak boleh mengonsumsi frozen food. Mitos atau fakta kah hal tersebut?

"Mitos. Jadi, frozen food apa dulu nih dan kita konsumsinya seperti apa," ujar Spesialis gizi klinik, dr. Feni Nugraha, MARS, M.Gizi, SpGK, dalam tayangan Hidup Sehat di tvOne, Kamis 18 Februari 2021.

Lebih lanjut dokter Feni menjelaskan, jika frozen food yang dimaksud adalah makanan segar yang dibekukan, tidak jadi masalah karena kandungan gizinya tetap baik. Namun, berbeda jika yang dikonsumsi frozen food yang terbuat dari makanan olahan.

"Frozen food yang olahan yang tinggi gula dan garam, memang harus membaca dulu labelnya jangan terlalu berlebihan," kata dia.

Feni memperingatkan, frozen food yang mengandung tinggi gula, garam dan lemak, biasanya cenderung mengandung tinggi kalori, yang dapat meningkatkan risiko banyak penyakit.

"Jadi kalau pada anak atau pada orang dewasa meningkatkan risiko obesitas dan juga penyakit penyerta lainnya, seperti diabetes, darah tinggi, penyakit jantung. Jadi, fakta kalau konsumsinya secara berlebihan," kata dr. Feni Nugraha.