Benarkah Kelelahan Juga Termasuk Gejala Covid-19?

·Bacaan 1 menit

DREAMERS.ID - Saat ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah menjelaskan tanda awal terpapar Virus Covid-19 yang bermula ditandai dengan beberapa gejala ringan mirip flu. Seiring berkembangnya virus, apakah kelelahan termasuk dalam gejala terpapar corona?

Melansir Detik Health, dalam jurnal The Lancet disebutkan bahwa gejala mulai muncul sejak 7 hari setelah terpapar Covid-19 dan akan terus berlanjut ke hari-hari berikutnya.

Dikutip dari Medical News Today, sebuah studi Inggris mengungkapkan perihal beberapa gejala COVID-19 yang umumnya menjadi tanda awal terpapar COVID-19. Salah satu yang paling dominan ditemui adalah gejala kelelahan.

Sebanyak 68,3 persen dari pasien yang sudah diteliti mengalami kelelahan. Dan bahkan ada yang persentasenya lebih banyak, jika dibandingkan dengan gejala batuk kering yang sudah mencatat 60,4 persen.

"Hampir 70 persen dari semua pasien COVID-19 mengalami semacam kelelahan selama infeksi mereka," kata studi tersebut. Namun, gejala Covid-19 ini sulit dibedakan apakah kelelahan yang dialami seseorang dikarenakan virus corona atau sekedar lelah beraktivitas.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) juga menyatakan bahwa seseorang yang dinyatakan positif COVID-19 dapat mengalami berbagai gejala, termasuk kelelahan dengan kombinasi gejala misalnya demam, menggigil, nyeri otot, sakit kepala, dan sakit tenggorokan.

"Anda mungkin merasa sangat lemah atau lesu, dengan kekurangan energi secara keseluruhan," jelas para peneliti dalam studi yang dimuat di Jama Network.

Berita Lainnya :

Nggak Cuma Dehidrasi, Rasa Haus Juga Bisa Disebabkan Karena Ini

Studi Menyatakan Donor Plasma Kurang Efektif Untuk Obati Virus Corona