Benarkah Pakai Obat Kumur Bisa Matikan Virus Corona?

Diza Liane Sahputri, Diza Liane Sahputri

VIVA – Obat kumur telah lama menjadi teman andalan untuk mencegah bau mulut yang mengganggu rasa percaya diri. Tetapi ternyata selain itu, obat kumur turut berperan menjaga kesehatan mulut.

Obat kumur umumnya adalah cairan antiseptik yang digunakan untuk membersihkan sela-sela gigi, permukaan lidah, dan gusi, serta mulut bagian belakang atau kerongkongan. Penggunaan sebagian obat kumur bertujuan untuk mengurangi bau mulut. 

"Air garam dapat digunakan untuk gantikan obat kumur karena bersifat antiseptik. Segelas air hangat ditambah 1,5 sendok teh garam," ujar dokter gigi spesialis bedah mulut, drg. Devya Linda SpBM, FISID., dalam acara Hidup Sehat di tvOne, Selasa, 28 April 2020.

Sebagian obat kumur lainnya ditujukan untuk fungsi layaknya air liur, yaitu menjaga mulut tetap lembap dan menetralkan zat asam. Nah bagaimana jika mengunakan obat kumur di saat berpuasa?

"Obat kumur tidak bisa memilih membunuh kuman baik dan jahat, sifatnya membunuh kuman saja. Kalau terlalu sering kumur, kuman baik dimatikan, nanti jamur malah tumbuh dan lebih berbahaya," paparnya

Dianjurkan pemakaiannya, baik saat puasa maupun tidak, hanya dua kali sehari yakni saat pagi dan sebelum tidur di malam hari. Dengan kandungan alkohol dan sifatnya yang mematikan kuman, banyak yang menganggap obat kumur ampuh mematikan virus corona jenis baru.

"Berkumur bisa tekan virulensinya (kemampuan virus menimbulkan penyakit) tapi namanya virus corona tidak hanya sebatas di mulut. Selain itu, kumur-kumur bukan berarti membunuh virus, hanya mematikan kuman sesaat, nanti bakal ada lagi seiring dengan produksi air liur," tambahnya.