Benarkah Shin Tae-yong Main Proyek Naturalisasi Marc Klok?

Robbi Yanto
·Bacaan 1 menit

VIVA – Sebanyak 34 pemain dipanggil Shin Tae-yong untuk menjalani pemusatan latihan Timnas Indonesia persiapan Kualifikasi Piala Dunia 2022 grup G di Uni Emirat Arab (UEA).

TC ini digelar di Jakarta dari tanggal 1 hingga 10 Mei mendatang. Setelah itu, Timnas Indonesia akan bertolak ke UEA untuk menjalani rangkaian uji coba dan sisa tiga pertandingan.

Pada pemanggilan ini didominasi oleh pemain muda proyeksi SEA Games 2021 mendatang seperti Asnawi Mangkualam, Witan Sulaeman, Egy Maulana, M Riyandi dan lain-lain.

Selain itu, juga beberapa nama pemain senior juga ada seperti Evan Dimas, Yanto Basna, Ryuji Utomo, Dendi Sulistyawan, Adam Alis.

Satu yang menjadi sorotan, dalam daftar tersebut, hanya Marc Klok sebagai satu-satunya pemain naturalisasi yang dipanggil.

Pemanggilan gelandang Persija Jakarta itu berbuntut panjang. Muncul anggapan miring dari berbagai pihak.

Shin Tae-yong dianggap turut andil dalam proyek naturalisasi Marc Klok sehingga bisa cepat menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Shin Tae-yong pun buka suara atas tuduhan ini. Mantan pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu akhirnya buka suara terkait anggapan miring itu.

"Itu tidak benar. Klok telah lama aktif di Indonesia dan telah memenuhi persyaratan naturalisasi. Dia sudah dinaturalisasi dan memperoleh kewarganegaraan Indonesia sejak Oktober tahun lalu," kata Tae-yong, dilansir Sport Seoul.

“Saya menonton Liga Indonesia, dan saya melihat Klok. Saya dengar dia adalah pemain naturalisasi dan (sekarang) memilihnya (untuk TC bersama Timnas Indonesia)," tambahnya.

Jika ditelusuri, tudingan pada Shin Tae-yong memang tidak tepat dan tidak beralasan.

Pasalnya, sebelum Shin Tae-yong menjabat sebagai manajer pelatih Timnas Indonesia pada akhir Desember 2019 lalu, Marc Klok sudah mengajukan permohonan menjadi WNI saat masih berseragam PSM Makassar.

Klok kemudian resmi memegang paspor Indonesia pada November 2020.