Benarkah Sperma Bisa Tularkan COVID-19?

Tasya Paramitha, Isra Berlian
·Bacaan 1 menit

VIVA – Beberapa waktu lalu, masyarakat dihebohkan dengan kabar bahwa virus corona atau COVID-19 bisa bertahan dalam air mani atau cairan sperma. Hal ini sontak membuat masyarakat takut dan bertanya-tanya apakah COVID-19 dapat ditularkan melalui cairan sperma saat berhubungan seksual?

Terkait hal tersebut, spesialis kandungan dan kebidanan, dr. Manggala Pasca Wardhana, SpOG (K) angkat bicara. Dia menepis isu terkait cairan sperma dapat menularkan virus corona.

Baca Juga: Ibu Hamil Terinfeksi COVID-19, Apakah Bayinya Juga Positif?

"Virus corona itu berkumpul di pernapasan, dan bisa masuk ke saluran darah sebesar 1 persen. Jika masuk ke organ lainnya akan lebih kecil dari 1 persen itu," kata dia dalam VIVATalk, Kamis, 12 November 2020.

Dia melanjutkan, hingga saat ini belum ada penelitian ilmiah yang menunjukkan hal tersebut. Dengan demikian, kata dia akan aman jika melakukan hubungan seksual.

"Enggak apa-apa seks, termasuk seks saat hamil," kata dia.

Untuk diketahui, penyebaran virus SARS-CoV-2 pada manusia terjadi apabila seseorang melakukan kontak dekat dengan seseorang yang memiliki virus corona. Virus tersebut menyebar melalui percikan atau droplet saat orang yangterinfeksi virus corona bersin, batuk, dan berbicara.

Maka dari, penting bagi masyarakat untuk menjaga jarak dan menggunakan masker sebagai bagian dari mencegah penularan COVID-19 semakin meluas. Selain itu penting juga mencuci tangan usai memegang benda sebelum menyentuh area wajah.

Ingat, saat ini jumlah kasus COVID-19 di Indonesia masih tinggi. Untuk itu jangan lupa tetap patuhi protokol kesehatan dan lakukan 3M: Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Jauhi Kerumunan serta Mencuci Tangan Pakai Sabun,

#pakaimasker
#jagajarak
#cucitangan
#satgascovid19
#ingatpesani