Benarkah Trio Kiper Pilihan Shin Tae-yong Opsi Terbaik Timnas Indonesia Saat Ini? Modal Refleks Cepat Saja Tak Cukup

Bola.com, Jakarta - Dari masa ke masa, Indonesia terbilang memiliki banyak kiper berkualitas hebat. Beberapa nama bahkan menjadi sosok penting dalam keberhasilan mengangkat derajat skuad Timnas Indonesia.

Pos penjaga gawang merupakan sektor krusial dalam permainan sepak bola. Walaupun jarang menyentuh bola, setiap aksinya bisa mengubah alur sebuah pertandingan.

Memiliki kiper yang tangguh tentu bukan jaminan utama sebuah tim bakal meraih gelar. Tetapi setidaknya, pemain lain bisa lebih percaya diri dengan kehadirannya di bawah mistar.

Pada pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia terkini, pelatih Shin Tae-yong memanggil tiga nama. M. Riyandi (Persis Solo), Nadeo Argawinata (Bali United) dan Syahrul Trisna Fadillah (Persikabo 1973), jadi nama yang terpilih.

Tetapi ada satu pertanyaan yang menggelayuti, apa benar ketiganya merupakan pilihan terbaik Indonesia saat ini? Atau mungkin masih ada penjaga gawang lain yang sebenarnya bisa dijajal pelatih yang akrab disapa STY tersebut? Berikut ulasan selengkapnya.

Spesifikasi Kiper Modern

Kolase - Kiper Timnas Indonesia (Bola.com/Adreanus Titus)
Kolase - Kiper Timnas Indonesia (Bola.com/Adreanus Titus)

Dalam era sepakbola modern seperti sekarang, tuntutan kepada penjaga gawang semakin tinggi. Tak hanya diharapkan menjadi tembok terakhir pertahanan, mereka seringkali diminta untuk terlibat dalam permainan.

Permintaan tersebut yang saat ini menjadi 'musuh besar' bagi kiper-kiper kawakan. Mereka yang mengagung-agungkan refleks cepat semakin sulit bersaing dengan kiper lain yang bisa memainkan bola dengan kakinya.

Di sepakbola Internasional, kita bisa mengambil contoh dari sosok Joe Hart. Pemain asal Inggris tersebut kariernya mendadak terombang-ambing saat Manchester City memutuskan merekrut Pep Guardiola di kursi pelatih.

Bagaimana dengan Kiper-Kiper di Indonesia?

Nadeo Argawinata - Kiper andalan Timnas Indonesia ini selain andal dalam menjaga gawang ia juga memiliki kelebihan yakni berparas tampan. Nadeo juga disebut-sebut mirip dengan kiper Chelsea, Kepa Arizzabalaga. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Nadeo Argawinata - Kiper andalan Timnas Indonesia ini selain andal dalam menjaga gawang ia juga memiliki kelebihan yakni berparas tampan. Nadeo juga disebut-sebut mirip dengan kiper Chelsea, Kepa Arizzabalaga. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Indonesia sebagai salah satu negara sepak bola tentu paham fenomena yang terjadi saat ini. Kehadiran pelatih kiper asing membantu beberapa pemain untuk meningkatkan kesadaran mereka dalam menguasai bola.

Tetapi sayangnya, hal ini membuat banyak kiper menjadi kikuk selama pertandingan. Alhasil, mereka melakukan blunder yang tak perlu saat mencoba menenangkan si kulit bundar.

Ketiga kiper yang dipanggil STY tersebut, sejatinya beberapa kali mengalami situasi yang sama saat bermain untuk klubnya. Hal ini tentu tak luput dari catatan Yoo Jae-hoon, pelatih kiper Timnas Indonesia, saat ini.

Adakah Pilihan yang Lebih Baik?

<p>Pelatih kepala Timnas Indonesia, Shin Tae-yong saat konferensi pers menjelang laga FIFA Match Day antara Timnas Indonesia melawan Timnas Curacao yang berlangsung di Hotel Harris Citylink, Bandung, Jumat (23/06/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)</p>

Pelatih kepala Timnas Indonesia, Shin Tae-yong saat konferensi pers menjelang laga FIFA Match Day antara Timnas Indonesia melawan Timnas Curacao yang berlangsung di Hotel Harris Citylink, Bandung, Jumat (23/06/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Secara statistik, sebetulnya ada beberapa nama yang menarik untuk dijajal STY. Dari catatan cleansheet saja, kita bisa melihat beberapa kiper yang cukup bisa diandalkan dalam mematahkan serangan lawan.

Andritany Ardhiyasa jadi nama teratas setelah mengumpulkan lima kali cleansheet sejauh ini. Kiper Persija Jakarta tersebut kembali menemukan performa terbaiknya yang sempat menghilang.

Selain itu, Miswar Saputra juga layak diapungkan sebagai salah satu opsi di bawah mistar Timnas Indonesia. Ia memiliki jumlah penyelamatan terbanyak, serta persentase kebobolan paling sedikit diantara kiper yang minimal sudah bermain di lima laga musim ini.