Benda-Benda yang Boleh dan Tidak Boleh Dibawa Pulang dari Hotel

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Benda gratis adalah bagian tak terpisahkan dari kebiasaan hotel. Banyak barang kecil, termasuk yang mungkin tergoda untuk dibawa pulang.

Namun, mengambil beberapa barang yang tampaknya tidak penting dari kamar hotel bisa membuat orang bermasalah saat mereka check out. Beberapa barang yang tampaknya mudah diganti ini dapat membuat Anda mendapat tagihan besar atau bahkan masuk daftar hitam untuk tinggal di hotel itu selanjutnya.

Di seluruh Inggris, misalnya, ada database daftar hitam yang disebut Guestcan yang memberi perusahaan independen yang lebih kecil akses ke daftar tamu hotel yang berperilaku buruk. Termasuk di dalamnya adalah kebiasaan tamu membawa pulang barang hotel yang tidak semestinya.

Maka, sangat penting untuk memahami aturan tentang membawa pulang barang hotel. Hal ini untuk memastikan Anda tetap aman dari tagihan tambahan serta tak malu di hadapan petugas hotel.

Dilansir dari laman Esquiremag.ph dan Manchester Evening News, Rabu, 1 September 2021, berikut benda-benda yang boleh dan tidak boleh untuk dibawa pulang oleh mereka yang menginap di hotel. Silakan disimak.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Boleh Dibawa Pulang

Ilustrasi sikat gigi. (dok. Unsplash.com/Superkitina @superkitina)
Ilustrasi sikat gigi. (dok. Unsplash.com/Superkitina @superkitina)

Ada sejumlah benda yang bisa diambil dari kamar hotel. Benda tersebut berupa perlengkapan mandi seperti sabun, sampo, kondisioner, pelembap, sikat gigi, pasta gigi, obat kumur, krim cukur, deodoran.

Benda lain yang gratis adalah perlengkapan menjahit, shower cap, dan pisau cukur. Setelah itu, muncul item tingkat kedua seperti alat tulis, pulpen, buku catatan, kartu pos, dan amplop. Kopi, paket krimer, dan gula juga gratis.

Kantong cucian yang digantung di lemari pakaian, biasanya untuk layanan di hotel. Namun jika Anda lupa membawa sendiri tas pakaian kotor, pihak hotel biasanya tidak keberatan jika Anda membawanya.

Daftar gratis yang tidak terlalu jelas dimulai dengan sandal sekali pakai. Namun, ada juga yang tak mempersoalkan jika benda itu dibawa pulang.

Jika Anda benar-benar menginginkannya, Anda masih bisa menyimpan kartu kunci magnetik dan tanda pintu "Jangan Ganggu" di tas Anda. Jika Anda menginap di hotel kelas atas, Anda bahkan mungkin dapat menggesek jubah mandi jika, dan hanya jika, telah dipersonalisasi dengan nama atau inisial Anda.

Tidak Boleh Diambil

Ilustrasi bantal (dok.pixabay.com/Dadan Eka Permana)
Ilustrasi bantal (dok.pixabay.com/Dadan Eka Permana)

Benda-benda hotel yang pasti tidak boleh Anda bawa pulang antara lain seprai, bantal, selimut, jam weker, tempat sampah, bola lampu, lampu, dan tentu saja, peralatan apa pun. Di kamar mandi, barang pecah belah, tirai shower, gantungan baju, pengering rambut adalah milik hotel.

Namun, pastikan untuk tidak mengambil apa pun dari minibar, kecuali jika Anda berkenan membayar tagihan yang besar. Anda juga dilarang mengambil ketel atau wadah untuk masak air.

Dalam sebuah survei lebih dari 1.000 pelaku usaha perhotelan mengungkapkan bahwa karya seni, komputer tablet, pembuat kopi, pesawat televisi, telepon, dan bahkan kasur telah dicuri oleh para tamu. Tentu saja pelaku usaha perhotelan merugi akibat pencurian tersebut.

Isolasi Mandiri di Hotel

Infografis Isolasi Mandiri di Hotel (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Isolasi Mandiri di Hotel (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel