Benda Mirip Bom di Bekasi Berisi Paku, Polisi Buru 3 Orang

·Bacaan 1 menit

VIVA – Tim Gegana Polda Metro Jaya tak menemukan bahan peledak dalam benda menyerupai bom di kampung Tanah Garapan, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Senin, 23 Agustus 2021. Tim gegana sudah di lokasi dan telah melakukan penyisiran.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Aloysius Suprijadi menyampaikan pihaknya tak menemukan kandungan bahan peledak dalam benda mencurigakan tersebut.

"Menyerupai bom tetapi tidak mengandung bahan peledak bentuknya dibungkus dengan kantong plastik hitam kotak," kata Aloysius, Senin, 23 Agustus 2021.

Dia menjelaskan, benda tersebut memiliki utasan kabel seperti bom dan juga MCB. Untuk antisipasi, tim Gegana memusnahkan benda tersebut dengan cara diledakan. "Benda itu ada kabelnya kemudian ada MCB di situ. Benda tersebut kemudian disposal (dimusnahkan). Di dalamnya ada paku juga," ujarnya.

Dia juga menjelaskan tak ada suara ledakan yang dihasilkan benda yang menyerupai bom tersebut. Sumber ledakan berasal dari alat pemusnah benda tim gegana. "Suara ledakan itu berasal dari alat disposal bukan dari benda itu," ujar Aloysius.

Pun, dia mengatakan dari informasi diketahui sebelumnya ada tiga orang dengan menggunakan sepeda motor lalu membuang benda mirip bom ke tempat sampah.

"Ada tiga orang menaiki dua motor melakukan pembuangan barang ke tong sampah kemudian warga melihat mendekati tong sampah tersebut," katanya.

Kemudian, ia menekankan saat ini pihaknya juga sudah mengumpulkan saksi-saksi. Ia menyampaikan akan mendalami kasus penemuan benda menyerupai bom di tempat sampah.

"Ini sedang kami lidik untuk si pembuang kami kejar semua di lokasi semoga terungkap," jelas Aloysius.

Sebelumnya, benda mirip bom ditemukan di kawasan kampung Tanah Garapan, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Senin 23 Agustus 2021. Menurut informasi warga, benda tersebut ditemukan warga setempat sekitar pukul 07.00 WIB.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel