Benda Misterius Bertulis FPI Munarman, Polisi Ragu Ada Kaitannya

Hardani Triyoga, Zahrul Darmawan (Depok)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Satuan Gegana, Brimob, telah mengamankan benda misterius bertuliskan FPI Munarman di pinggir warung di Jalan Grogol, Kecamatan Limo, Depok, Jawa Barat. Dari kasus itu, ada empat orang saksi yang telah diperiksa polisi.

Mereka di antaranya adalah warga dan penjaga warung yang menemukan benda mencurigakan tersebut. Namun, Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Polisi Imran Edwin Siregar, mengaku belum bisa menyimpulkan motif di balik temuan barang misterius tersebut.

Bahkan, saat ditanya apakah akan memanggil Munarman, Imran enggan berspekulasi terlalu dini.

“Kayaknya belum sampai ke sana, karena siapapun bisa saja menulis dan belum tentu yang bersangkutan (Munarman) ada kaitannya dengan benda tersebut,” kata Imran, Selasa 6 April 2021

Imran melanjutkan, sudah empat orang saksi diperiksa penyidik terkait temuan benda mencurigakan itu.

“Dari perkembangan kasus kemarin yang barang mencurigakan itu sudah empat saksi yang sudah kita periksa. Memang dari keterangannya itu tidak ada yang melihat (orang yang menaruh benda tersebut),” ujarnya.

Pun, ia menyampaikan kendala lain dari kasus ini adalah pelaku melancarkan aksinya saat situasi sepi. Kemudian, ditambah minimnya penerangan lampu di sekitar lokasi kejadian.

“Kita tahu sendiri lokasinya juga di pinggir sungai, tidak ada lampu apalagi CCTV, jalannya juga kecil. Jadi, hampir semua saksi itu tidak ada yang tahu siapa yang meletakkan barang tersebut,” kata Imran.

Saat ditanya isi dari benda misterius tersebut, Imran mengaku belum tahu. “Ini yang belum kita dapatkan (perkembangan) dari Gegana,” ujarnya.

Imran menambahkan, sampai saat ini belum ada petunjuk tambahan atas kasus tersebut. "Sementara baru itu aja karena bukti-bukti lain belum ada, hanya barang yang ada di TKP itu saja," jelas Imran.

Seperti diketahui, benda misterius bertuliskan FPI Munarman ditemukan di pinggir warung Jalan Grogol, Kecamatan Limo pada Minggu malam, 4 April 2021. Terkait itu, pria yang sempat menjabat sebagai Sekertaris Umum FPI itu pun dengan tegas membantahnya. Bahkan, Munarman menilai ada yang coba memfitnah dirinya.

"Hasbunallah wa ni’mal wakil ni’mal mawla wa ni’mam nashiir. Sudahlah, berhenti memfitnah orang," kata Munarman kepada VIVA pada Senin, 5 April 2021.

Munarman menilai sangat tidak masuk akal apabila ada orang mau melakukan teror, tapi menuliskan namanya sendiri. Maka itu, sangat aneh dan pandir sekali aksi yang diperlihatkan kepada masyarakat. “Rakyat sudah tahu ketololan-ketololan yang berulang kali dilakukan dalam sandiwara macam ini,” ujarnya.