Bendungan Sepaku Suplai Air 5.000 Liter per Detik untuk Penduduk IKN Nusantara

Merdeka.com - Merdeka.com - Pemerintah tengah membangun infrastruktur dasar di Ibu Kota Negara, atau IKN Nusantara. Salah satunya Bendungan Sepaku Semoi yang diproyeksikan bakal menyuplai kebutuhan air baku bagi penduduk IKN Nusantara hingga 5.000 liter per detik.

Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN, Danis Hidayat Sumadilaga mengatakan, suplai air baku itu untuk memenuhi kehidupan penduduk setempat, yang pada 2035 diproyeksikan bisa mencapai 2 juta orang.

"Dari sungai sama bendungan kapasitas airnya 5.000 liter per detik, (untuk) sekitar 2 jutaan, atau 1,9 juta (penduduk IKN Nusantara)," ujar Danis saat dijumpai di proyek Bendungan Sepaku Semoi, Kalimantan Timur, Jumat (13/1).

Secara rencana, pemenuhan kebutuhan air baku nantinya bukan hanya untuk wilayah Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) saja. Namun juga untuk seluruh wilayah IKN Nusantara dengan total luas lahan 256 ribu ha.

Setelah 2035, akan dibangun lagi bendungan di sisi utara, yakni Bendungan Batu Lepek di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara, dengan kapasitas suplai air baku 4.300 liter per detik.

"Jadi, target 2035-2045 tersedia air 9.300 liter air per detik untuk memenuhi jumlah populasi yang akan ada di daerah ibu kota sampai 2045," terang Danis.

Pemenuhan air dalam jumlah besar itu dimaksudkan untuk memberi suplai kepada seluruh kawasan IKN Nusantara, yang secara masterplan akan terpisah menjadi 9 wilayah pengembangan.

"Kalau kita bicara IKN, kita bicara 9 wilayah pengembangan. Ada yang berkaitan dengan industri energi baru terbarukan (EBT), berhubungan dengan pertanian, energi rendah karbon, perikanan, farmasi. Di gambar besarnya ada 9 wilayah pengembangan," tuturnya.

"Air baku itu selalu buat masyarakat dan buat industri. Termasuk untuk listrik, basic infrastruktur untuk menunjang kehidupan masyarakat dan aktivitas-aktivitas yang dikembangkan," pungkas Danis.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [idr]