Bentrok FBR Vs Kelompok Flores di Apartemen Cengkareng Dipicu Hal Ini

Raden Jihad Akbar, Andrew Tito
·Bacaan 2 menit

VIVA – Bentrokan antara warga yang terjadi halaman Apartemen City Park, Cengkareng, Jakarta Barat, kemarin, diketahui melibatkan dua kelompok. Yakni Forum Betawi Rempug (FBR) dan Kelompok Flores.

Masalah antara dua kelompok hingga memicu kekacauan tersebut di duga kuat akibat pengelolaan dan jatah keamanan sekitar.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo mengatakan, polisi tengah menengahi bentrokan tersebut dan situasi kini sudah kondusif.

Baca juga: Dapat 4 Vaksin COVID-19, Menkes Cerita Rebutan Dengan Negara Lain

"Bapak Kapolsek (Cengkareng) melaporkan kepada saya terjadi keributan di Apartemen City Park Cengkareng Jakarta Barat,” ujar Ady dikonfirmasi, Sabtu 30 Januari 2021.

Ady mengatakan, hingga kini semua permasalahan yang terjadi antara perseteruan dua kelompok tersebut hingga kini telah selesai. “Alhamdulilah semua permasalahannya sudah bisa kita kendalikan, situasi saat ini kondusif," ujarnya.

Menurutnya cecok sudah terjadi sejak Jumat pagi hari hingga siang. Keributan itu bermula dari masalah kepengurusan pengelolaan apartemen antara Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (PPPSRS), yang melibatkan FBR dan penghuni di luar PPPSRS yang menggandeng kelompok Flores.

Dalam kasus ini, FBR yang mengetahui kelompok Flores berada di dalam tower, memaksa kelompok Flores keluar dengan alasan keamanan. Tidak terima di usir begitu saja, kelompok Flores pun marah dan menyerang balik kelompok FBR sambil membawa senjata tajam.

Akhirnya, kedua kubu saling serang dengan tongkat dan bambu panjang hingga membuat FBR keluar dari area apartemen. Akibat bentrokan itu ada anggota dari kedua kelompok tersebut mengalami luka tusuk.

"Korban dari kedua belah pihak. Ormas FBR dan kelompok Flores atas nama Erik yang mengalami luka di bagian perut," ujarnya

Konflik tersebut membuat para penghuni apartemen City Park panik berlarian dan masuk ke dalam tower. Fasilitas dan kendaraan di sekitarnya rusak.

Polres Metro Jakarta Barat saat ini telah disiagakan untuk menjaga agar para penghuni tetap aman. Untuk mengatasi masalah itu, Ady telah memediasi pihak-pihak yang berselisih.

Ady meminta PPPSRS yang sudah dibentuk bisa menyelesaikan persoalan dengan menentukan kepengurusan yang solid dan cara-cara demokratis.

Lebih lanjut menurutnya, persoalan terkait pengelolaan di Apartemen City Park sudah terjadi sejak lama. Dia telah berkoordinasi dengan Dandim 0503/JB, Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki untuk mencari jalan keluar.

"Kita sedang melakukan upaya-upaya untuk menyelesaikan akar permasalahan dari waktu yang cukup lama di Apartemen City Park ini," ujarnya.