Bentrok Mahasiswa di Makassar, Dua Tewas

TEMPO.CO, Makassar- Bentrokan brutal antara mahasiswa Fakultas Teknik dengan Fakultas Seni dan Desain, Universitas Negeri Makassar, mengakibatkan dua mahasiswa tewas. Salah satu korban merupakan mahasiswa Jurusan Teknik Otomotif angkatan 2008, Haryanto alias Ceta, dan Reski Munandar alias Eky, yang sudah dikenakan sanksi drop out dari kampusnya beberapa bulan lalu.

Haryanto dan Reski tewas diduga ditikam mahasiswa Fakultas Seni dan Desain di pelataran parkir Rumah Sakit Haji, Kecamatan Tamalate, sekira pukul 17.00. Penyerangan mahasiswa ke rumah sakit merupakan buntut bentrokan di Kampus UNM Parangtambung pada pukul 14.30.

Tawuran ini berawal dari senggolan di tempat parkir sepeda motor. Seorang mahasiswa tekni elekto dikeroyok mahasiswa seni karena menyenggol saat akan parkir. Buntutnya, terjadi aksi saling serang.

Petugas Satpam Rumah Sakit Haji, Haris Daeng Labbang, mengatakan sekelompok mahasiswa dengan membawa balok dan badik langsung menyerang mahasiswa yang tengah membesuk rekannya. "Yang berhasil saya selamatkan itu yang dikeroyok," ucapnya. "Kalau yang ditikam saya tidak lihat, mungkin di dalam (rumah sakit)."

Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Profesor Hery Thahir mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sanksi berat kepada mahasiswa yang terbukti melakukan tindak kriminal. "Kami telah serahkan sepenuhnya pada polisi untuk mengusut tuntas. Mahasiswa yang terbukti akan dipecat," katanya.

Dia mengatakan, untuk menghindari bentrok susulan, pihaknya meliburkan perkuliahan tanpa batas waktu yang ditentukan. Saat ini, kampus UNM di sektor Parangtambung dalam penguasaan aparat kepolisian.

Kepala Bagian Operasional Polrestabes Makassar, Ajun Komisaris Besar Hotman Sirait mengatakan, pihaknya masih terus memantau kondisi di tempat kejadian. Kepolisian juga masih mencari tahu penyebab tawuran.  Polisi berpatroli di sekitar kampus dan rumah sakit. "Sudah kami tangkap satu mahasiswa, tapi masih saksi. Bisa saja nanti statusnya berubah," kata dia.

TRI YARI KURNIAWAN| ABDUL RAHMAN | M YUNUS

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.