Bentrok Makassar, Wakasat Brimob Kena Tembak Senjata Rakitan

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Wakil Kepala Satuan Brigadir Mobile (Brimob) Polda Sulsel, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Herman, terkena peluru senjata rakitan jenis Papporo, Kamis (31/1/2013), sore tadi, menyusul bentrok antar-pendukung pasangan calon gubernur di Jalan Lasinrang.

Kejadian tersebut terjadi saat perwira berpangkat dua bunga ini berusaha melarai bentrokan antar-massa kandidat. Akibat kejadian tersebut, korban terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Polri Bhayangkara, Jalan Mappaoudang, Makassar.

Hingga pukul 22.00 wita, perwira pasukan elite Brimob ini mendapat perawatan secara insentif.

"Pak Herman terkena peluru Papporo dibagian dada sebelah kanan," kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Endi Sutendi.

Di luar pengamanan ketat oleh aparat berlangsung sejak pagi hingga malam. Sepanjang siang, sempat terjadi rangkaian insiden terpisah. Aksi pembakaran terjadi di persimpangan Jalan Pattimura, dan kawasan perdagangan emas dan suvenir Makassar di Jalan Somba Opu.
Di ujung selatan Jalan Somba Opu, dua toko dilempari massa berseragam atribut pasangan calon.

Sejak pagi, toko-toko di sejumlah ruas jalan di dalam kota tutup. Di Jalan Cenderwasih, Jalan Arif Rate, Jalan Lasinrang, Jalan Lagaligo, Jalan Sultan Hasanuddin, Jalan Sulawesi, Jalan Ahmad Yani, juga tutup.

Aktivitas bisnis dan perdagangan jalan, namun sejumlah bank berada dalam penjagaan ketat oleh aparat polisi dan TNI.

Bentrok pecah di pertigaan Jalan Lasinrang, Jalan Lagaligo, dan Jalan Haji Bau. Titik bentrok di depan kantor DPD Golkar Kota Makassar.
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Wisnu J Sanjaja, mengkonfirmasikan sedikitnya enam korban luka terkena batu, dan anak panah.

Aksi terjadi sekitar pukul 17.00 wita, atau beberapa belas menit usai penetapan di rekap suara KPU di Singgasana. Titik aksi berjarak sekitar 1 kilometer dari lokasi rekap.

Kondisi keamanan kembali pulih sekitar pukul 18.30 wita. Namun hingga tadi malam, aparat dari Brimob dan Raider TNI masih siaga di sekitar Jalan Arif Rate, Jalan Haji Bau, posko Sayang, dan Jalan Batu Putih, Posko IA, dan sekitar kompleks Gubernuran  di Jalan Jenderal Sudirman.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.