Bentrokan di Yaman selatan: saudara laki-laki pemimpin pemberontak tewas

Sanaa, Yaman (AP) - Pertempuran antara pasukan Pemerintah Yaman dan kelompok separatis selatan memasuki hari ketiga pada Jumat (9/8), menewaskan lebih dari 20 orang, termasuk lima warga sipil, kata para pejabat.

Bentrokan itu selanjutnya dapat memperumit perang saudara berdarah Yaman dan memecah belah pihak pemerintah dalam konflik. Pasukan pemerintah, yang didukung oleh koalisi yang dipimpin Saudi, telah memerangi pemberontak sejak 2015.

Juga pada Jumat, pemberontak Houthi mengumumkan saudara lelaki pemimpin mereka terbunuh oleh pasukan koalisi yang dipimpin Saudi.

Pengumuman oleh Menteri Dalam Negeri pemberontak di ibu kota, Sanaa, yang diunggah di laman pemberontak Almasirah tidak memberikan rincian tentang pembunuhan Ibrahim al-Houthi, saudara pemimpin pemberontak Abdel-Malek al-Houthi.

Para pejabat keamanan Yaman mengatakan orang-orang yang bersekutu dengan koalisi yang dipimpin Saudi membunuh Ibrahim al-Houthi dan seorang rekannya di Sanaa awal pekan ini. Para pejabat berbicara dengan syarat anonim karena mereka tidak berwenang untuk memberi tahu media.

Farea Al-Muslimi, seorang peneliti tamu dengan Chatham House, sebuah lembaga kebijakan yang berbasis di London, mengatakan Ibrahim adalah sosok tingkat rendah yang digunakan pemimpin Houthi sebagai utusan khusus.

Abdel-Malek "dulu bergantung padanya untuk melakukan mediasi politik, menyampaikan pesan-pesan tertentu, melakukan kesepakatan politik, atau mengirim ancaman, tetapi ia kemudian tidak memiliki jabatan atau posisi resmi dalam kelompok itu," katanya.

Pernyataan pemberontak itu mengatakan Ibrahim "dibunuh oleh tangan-tangan berbahaya" dalam aliansi yang dipimpin Saudi yang memerangi pemberontak atas nama pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.

Perang Yaman yang telah berlangsung bertahun-tahun antara kelompok Houthi yang didukung oleh Iran dan pemerintah telah merenggut puluhan ribu nyawa, mendorong jutaan orang ke ambang kelaparan dan melahirkan krisis kemanusiaan paling menghancurkan di dunia.

Pemberontak menguasai bagian utara negara itu dan Sanaa, sementara pasukan pemerintah Presiden Abed Rabbo Mansour Hadi sebagian besar menguasai Yaman selatan.

Tetapi bagian selatan negara itu juga merupakan kubu kelompok separatis Yaman, yang telah bentrok dengan pasukan Hadi sejak Rabu. Secara paradoks, kelompok separatis ini didukung oleh Uni Emirat Arab, anggota kunci aliansi yang dipimpin Saudi dan karenanya, sekutu Hadi - setidaknya secara teori.

Sekitar 20 orang tewas, termasuk lima warga sipil, dan puluhan lainnya cedera dalam aksi kekerasan itu, menurut dokter di kota pelabuhan selatan Aden dan pejabat keamanan, yang semuanya berbicara dengan syarat anonim karena mereka tidak berwenang berbicara dengan wartawan.

Bentrokan itu telah melibatkan pasukan Hadi dan milisi yang didukung UEA yang dikenal sebagai Sabuk Pengaman. Hani Bin Braik, wakil kepala Dewan Transisi Selatan, telah meminta kelompok separatis untuk bergerak ke istana presiden di Aden dan menggulingkan Hadi.

Pemerintah, pada gilirannya, menuduh pemimpin separatis mengobarkan penghasutan yang hanya akan melayani para pemberontak dan menyerukan pemerintah Saudi dan Emirat untuk menekan separatis untuk menghentikan serangan mereka.

International Crisis Group (ICG) memperingatkan pada Jumat bahwa pertempuran akan "membuat konflik yang sudah multi-sisi menjadi lebih kompleks dan sulit dipecahkan."

"Konflik semacam itu akan memperdalam apa yang sudah menjadi krisis kemanusiaan terburuk di dunia dan membuat penyelesaian politik nasional lebih sulit untuk dicapai," menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kelompok yang berbasis di Brussels itu.

Bentrokan serupa meletus pada Januari 2018 ketika separatis berusaha merebut fasilitas pemerintah dan pangkalan militer di Aden. Perdamaian dipulihkan setelah beberapa minggu.

"Kami telah melihat apa yang terjadi ketika Anda hanya menutup sebuah masalah. Pada Januari 2018 konflik hanya berhentidi tempat itu dan ini adalah hasil dari itu," kata Peter Salisbury, analis senior ICG, sebuah lembaga penelitian nirlaba.

Pengaturan politik dan keamanan yang mempertimbangkan gencatan senjata dan upaya melibatkan kelompok separatis ke dalam pemerintah dapat berfungsi sebagai solusi jangka panjang untuk konflik, Salisbury menjelaskan.

Video yang memperlihatkan pasukan Hadi berpatroli di jalan-jalan Aden sambil membawa senapan mesin dan bersorak untuk membuktikan bahwa mereka mengendalikan situasi diedarkan secara daring. Para petempur Hadi meneriakkan, "Tuhan maha besar, dan kita semua memiliki legitimasi, kita semua adalah Abed Rabbo." Dalam beberapa video, suara tembakan dapat terdengar di latar belakang dan senjata yang dipasang di kendaraan dapat terlihat.

Maskapai nasional, Yemenia Airways, satu-satunya maskapai penerbangan yang beroperasi di dan keluar dari Yaman, pada Kamis mengalihkan semua penerbangan ke bandara Seiyun, hampir 840 Kilometer (522 mil) timur laut bandara Aden karena situasi yang bergejolak.

Komite Penyelamatan Internasional (IRC) mengumumkan pada Jumat bahwa mereka akan menangguhkan operasi bantuannya di Aden mengutip bentrokan yang sedang berlangsung.

"Lonjakan kekerasan dan ketidakstabilan ini merusak infrastruktur vital, termasuk pasokan air, dan akan mempersulit upaya bantuan," kata IRC dalam sebuah pernyataan.

Secara terpisah, Program Pangan Dunia (WFP) pada Jumat mengatakan akan melanjutkan bantuan makanan untuk 850.000 orang di Kota Sanaa yang dikuasai Houthi setelah akhir liburan Muslim Idul Adha yang akan datang.

Penangguhan sebagian bantuan untuk Sanaa dimulai pada akhir Juni di tengah tuduhan para pemberontak mengalihkan makanan dari yang paling lapar.

Juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan WFP menyambut apa yang disebutnya "langkah-langkah penting dan positif" yang diambil oleh otoritas Sanaa tentang pengamanan guna memastikan bahwa bantuan makanan mencapai orang-orang yang paling rentan di daerah-daerah yang dikontrol Houthi.

Dia mengatakan sebagai bagian dari perjanjian 3 Agustus, WFP juga akan mulai mendaftarkan 9 juta orang di daerah yang dikuasai Houthi untuk kartu pintar.