Bentuk Gugus Tugas Reforma Agraria, ini Cita-Cita Indonesia

Merdeka.com - Merdeka.com - Dalam rangka pemulihan ekonomi nasional, pemerintah mendorong Program Strategis Nasional Reforma Agraria melalui penataan aset dengan redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) sebagai modal usaha produktif dan penataan akses atau kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Caranya dengan memberikan bantuan permodalan, bantuan sarana produksi, akses pemasaran, serta pelatihan dan pendampingan usaha kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaannya pemerintah membentuk Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) sebagai wadah koordinasi lintas sektor untuk mendukung percepatan pelaksanaan Program Strategis Nasional Reforma Agraria. Ini sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 86 Tahun 2018 tentang Reforma Agraria.

Ketua Tim Reforma Agraria Nasional, Airlangga Hartarto mengatakan, program ini akan mengurangi ketimpangan penguasaan dan kepemilikan lahan. Khususnya bagi masyarakat kelas bawah untuk mendapatkan lapangan pekerjaan dan mengurangi kemiskinan.

"Saya mengapresiasi GTRA yang telah bekerja keras untuk melaksanakan Program Reforma Agraria guna mengurangi ketimpangan penguasaan dan pemilikan lahan, utamanya untuk mengurangi kemiskinan, menciptakan lapangan kerja, serta menciptakan sumber kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat," tutur Airlangga di Jakarta, Kamis (9/6).

Sejalan dengan UU Cipta Kerja

uu cipta kerja
uu cipta kerja.jpg

Terbentuknya GTRA ini, kata Airlangga, sejalan dengan UU Cipta Kerja. Pemerintah telah menyusun Peta Indikatif Tumpang Tindih Izin Pemanfaatan Ruang (PITTI) untuk menyelesaikan ketidaksesuaian izin usaha dan hak atas tanah.

Pemerintah berharap GTRA dapat segera mengintegrasikan dan memadukan seluruh Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah, untuk bekerja dengan tujuan yang sama, yakni menyelesaikan masalah-masalah yang ada di masyarakat. Agar sengketa lahan bisa diselesaikan.

Untuk itu dia meminta kerja sama para pemerintah daerah dalam memberikan dukungan pada PSN di bidang Reforma Agraria. "Kami harapkan dukungan dan kerjasama semua pihak, khususnya Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota, agar kita bersama-sama menyukseskan pelaksanaan Reforma Agraria demi kesejahteraan masyarakat," katanya. [bim]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel