Berani Berubah: Inovasi Bedug dari Drum Bekas

Merdeka.com - Merdeka.com - Abdul Manaf memanfaatkan drum bekas untuk membuat bedug. Kreativitasnya membawa hasil yang memuaskan. Selama Ramadhan ini, Abdul mampu menjual bedug dengan berbagai ukuran, dan keuntungannya mencapai puluhan juta rupiah.

Awal mulanya Abdul memanfaatkan barang-barang bekas untuk dibuat menjadi barang berguna, seperti pot bunga, tempat sampah, sampai tempat pembakaran sampah. Dan selama bulan Ramadhan, tahun kemarin dan tahun ini, Abdul juga membuat bedug berbagai ukuran.

Abdul pernah memperbaiki bedug-bedug rusak di masjid sekitar rumahnya. Dari situ awal Abdul mahir membuat bedug.

"Jadi awalnya dulu di masjid ini ada beduk. Di sebelah ada masjid ada beduknya jadi setiap tahun beduknya selalu pecah terus kan. Nah yang kebetulan betulin yang servis saya sama teman saya," kata Abdul.

bedug dari drum bekas
bedug dari drum bekas

©2022 Merdeka.com

Dalam 4 hari, Abdul bisa mengerjakan satu bedug dengan teliti. Tetapi jika dikerjakan bersama-sama, bisa membuat 4 bedug dalam satu pekan. Mulai dari proses melubangi bedug sampai pemasangan kulitnya. Menurutnya, yang paling lama adalah menunggu kulit yang kering.

Untuk harganya, Abdul menjual bedug seharga Rp850 ribu sampai Rp900 ribu. tergantung ukurannya.

Saat Ramadhan tahun kemarin, Abdul juga membuat bedug dengan penghasilan Rp40 juta sampai Rp50 juta. Tahun ini Abdul kembali mencoba peruntungan dengan membuat dan menjual bedug.

"Di samping saya ingin mencari berkah Ramadan dari usaha beduk ini. Saya juga terus berusaha untuk mengembangkan pekerjaan saya ini agar bisa lebih diterima oleh konsumen," kata Abdul. [fly]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel