Berani Berubah: Membuka Lapangan Pekerjaan dari Sekolah Burung Murai

Merdeka.com - Merdeka.com - Sudah 4 tahun, Rahmat Saleh membuka sekolah kicau burung Murai. Ternyata sekolah kicau burung banyak peminatnya, termasuk bagi masyarakat yang ingin burung peliharaan mereka mengikuti lomba. Biasanya pemilik yang tidak sempat merawat burung Murai, akan disekolahkan di sekolah kicau burung ini.

Rahmat memang menyukai hewan peliharaan, terutama burung. Dari kecil, Rahmat sudah belajar cara merawat burung. Hingga akhirnya memberanikan diri membuka sekolah kicau burung murai.

sekolah burung murai
sekolah burung murai

©2022 Merdeka.com

"Saya memulai usaha ini dari tahun 2018 sampai sekarang. Usaha ini didukung dari hobi saya,Sejak kecil memang sudah terjun dan senang dengan hewan, terutama burung," kata Rahmat.

Hingga saat ini, 200 burung murai bersekolah di sekolah kicau burung. Rahmat dibantu bersama sejumlah karyawannya. Salah satunya Tri Aprianto, mantan pegawai hotel yang saat ini ikut mengajar seekor burung murai.

Tri sempat bekerja di hotel, kemudian pindah bekerja ke restauran selama enam tahun. Namun karena pandemi, Tri terpaksa diberhentikan dari pekerjaannya.

"Jadi sebelumnya saya dari hotel. Kemudian setelah dari hotel, saya di restoran. Terakhir di restoran itu sekitar enam tahun. Saya di situ karena pandemi, dampak pandemi, terus kamu semuanya dirumahkan. Jadi untuk menyambung hidup, pemasukan bulanan, saya harus mencari kerja, apa lagi ya," kata Tri.

Rahmat menggunakan media sosial untuk memasarkan sekolah kicau burung murai ini. Kemudian kabar juga datang dari mulut ke mulut, dan menyebar dari pelanggan ke masyarakat.

Meski sudah banyak yang menitipkan hewan peliharaannya, Rahmat terus ingin mengembangkan usahanya. Dia ingin membuka sekolah murah yang lebih besar, dan merekrut membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas.

"Mimpi harapan ke depan bisa mempunyai tempat yang lebih luas. Bisa mendapat siswa (burung murai) yang lebih banyak, membukalapangan pekerjaan seluas-luasnya, jadi bisa bermanfaat bagi orang lain," kata Rahmat. [fly]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel