BERANI BERUBAH: Rak Bunga Penyambung Hidup

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta- Pandemi Covid-19 banyak memorak-porandakan kehidupan. Namun, masa yang sulit ternyata bisa dilewati dengan solusi yang mudah, asalkan kreativitas tetap berjalan dan tekad tetap membara. Ali Imran Tanjung adalah salah satunya.

Pandemi membuat dia dan banyak warga lainnya di Riau sulit memiliki penghasilan. Namun, keindahan bunga membuat mereka memutar otak untuk mencoba hal baru, alias Berani Berubah. Ali dan kawan-kawan akhirnya beralih memproduksi rak bunga dari kayu.

“Awalnya coba kita buat satu, kemudian kita pajang di rumah masyarakat, ternyata antusias masyarakat ada permintaan kita buat lagi seterusnya,” tutur Ali kepada Tim Berani Berubah.

“Ada lagi permintaan-permintaan, kita langsung kembangkan menjadi seperti yang sekarang,” lanjut dia.

Meski tidak memiliki pengalaman untuk membuat kerajinan rak bunga seperti ini, mereka tak lantas menyerah. Coba-coba dan terus berlatih, itulah motto Ali. Siapa sangka, ternyata karya mereka berhasil menjadi favorit warga setempat.

Ali pun ikut merekrut warga setempat untuk membuat kerajinan ini agar mereka bisa berpenghasilan di tengah kondisi pandemi. Rak bunga ini menjadi penyelamat kelangsungan hidup mereka.

“Di sini kita memberdayakan masyarakat, sekitarnya ada lebih kurang 15-20 orang,” jelas Ali.

“Sebelumnya pekerjaan mereka yaitu bermacam-macam. Ada yang petani, ada yang tukang, ada yang tukang las, dan sebagainya,” sambungnya.

Tak Perlu Gengsi

Ali Imran Tanjung terinspirasi untuk membuat kerajinan rak bunga kayu di tengah pandemi Covid-19. Dia pun merekrut hingga 20 warga lainnya yang kehilangan pekerjaan untuk ikut membuat kerajinan ini. (Foto: Liputan6.com).
Ali Imran Tanjung terinspirasi untuk membuat kerajinan rak bunga kayu di tengah pandemi Covid-19. Dia pun merekrut hingga 20 warga lainnya yang kehilangan pekerjaan untuk ikut membuat kerajinan ini. (Foto: Liputan6.com).

Ali turut menekankan pentingnya usah dan kerja keras di masa pandemi Covid-19. Menurutnya, tidak perlu ada rasa malu untuk mencoba suatu hal baru. Semua harus dimulai dari keteguhan hati untuk terus mencoba.

“Saya rasa untuk di masa pandemi sekarang ini kita tidak perlu merasa gengsi, apapun yang kita lakukan (semuanya) untuk saat ini,” ujar Ali.

Dia pun menjelaskan bahwa kebanyakan warga yang direkrutnya juga tidak memiliki pengalaman dalam membuat rak bunga. Namun, karena dorongan kebutuhan dan tekad, mereka terbuka untuk belajar dan sekarang bisa bertahan dari kerajinan ini.

“Sebelumnya mereka belum pernah membuat kerajinan seperti ini, tapi ini adalah karena ide untuk kita buat rak bunga ini,” dia mengakhiri.

Pastinya cerita ini menjadi kisah inspiratif untuk pantang menyerah di saat kondisi terpuruk. Yuk, ikuti kisah ini maupun yang lainnya dalam Program Berani Berubah, hasil kolaborasi antara SCTV, Indosiar bersama media digital Liputan6.com dan Merdeka.com.

Program ini tayang di Stasiun Televisi SCTV setiap Senin di Program Liputan6 Pagi pukul 04.30 WIB, dan akan tayang di Liputan6.com serta Merdeka.com pada pukul 06.00 WIB di hari yang sama.

Ingin tahu cerita lengkapnya, simak dalam video berikut ya.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel