BERANI BERUBAH: Srikandi Covid-19 Padang Lawan Pandemi

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta- Di masa yang sulit, rasa kemanusiaan pun tumbuh menjadi semakin kuat. Kondisi pandemi Covid-19 mendorong masyarakat untuk saling membantu dalam bertahan. Bantuan demi bantuan kian mengalir, menginspirasi yang lain untuk ikut berpartisipasi.

Salah satunya adalah kelompok relawan Srikandi Covid-19. Terdiri dari kaum ibu rumah tangga asal Kota Padang, Srikandi Covid-19 membantu melawan pandemi dengan manjadi relawan penyemprot disinfektan.

“Penyemprotan disinfektan yang biasa kami lakukan ke rumah-rumah yang positif Covid-19. Bisa juga yang meminta pemerintah kayak sekolah SD, gedung-gedung perkantoran, itu yang kami lakukan selama ini,” ungkap Ketua Srikandi Covid-19, Dewi Suryani kepada Tim Berani Berubah.

Dewi mengaku, dia dan 11 anggota Srikandi Covid-19 lainnya melakukan penyemprotan disinfektan hanya atas dasar sukarela. Alias, tidak dibayar.

Yang penting, para ibu rumah tangga yang menjadi anggota Srikandi Covid-19 ini bisa membantu masyarakat daerahnya. Sebab, mereka sadar bahwa pandemi ini harus diperangi bersama.

“Faktornya mungkin dari hati nurani dulu yang paling dalam karena kami ingin berbuat demi kemanusian peduli akan kemanusian yang mana waktu itu kita lagi masa pandemi,” tutur Dewi.

“Kalau untuk mendapat imbalan, memang kami tidak pula mengharapkan itu. Jadi memang semata-mata ihklas, karena nanti ujung-ujungnya juga rezeki itu pasti ada,” lanjut dia.

Dibekali Pelatihan dari BPBD

Anggota kelompok relawan Srikandi Covid-19 juga mendapat pelatihan dari BPBD Kota Padang terlebih dahulu sebelum bisa menyemprotkan disinfektan ke daerah yang diminta. (Foto: Liputan6.com).
Anggota kelompok relawan Srikandi Covid-19 juga mendapat pelatihan dari BPBD Kota Padang terlebih dahulu sebelum bisa menyemprotkan disinfektan ke daerah yang diminta. (Foto: Liputan6.com).

Anggota Srikandi Covid-19, Vony Agnes Teresia juga memiliki visi dan misi yang sama dengan Dewi. Dia bergabung dalam Srikandi Covid-19 untuk bisa berbakti kepada masyarakat.

Mereka juga dibekali pelatihan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang terlebih dahulu sebelum bosa menyemprot disinfektan di lapangan. “Sebelumnya kami memang ada pelatihannya dari pihak BPBD,” ujar Vony.

“Kalau untuk peralatan, kami mendapatkan dari pihak BPBD, baik itu alat semprot, disinfektannya, sarung tangan, baju hazmat, pokoknya perlengkapan lengkap semuanya kami dapatkan dari situ,”

Pastinya cerita ini menjadi kisah inspiratif untuk pantang menyerah di saat kondisi terpuruk. Yuk, ikuti kisah ini maupun yang lainnya dalam Program Berani Berubah, hasil kolaborasi antara SCTV, Indosiar bersama media digital Liputan6.com dan Merdeka.com.

Program ini tayang di Stasiun Televisi SCTV setiap Senin di Program Liputan6 Pagi pukul 04.30 WIB, dan akan tayang di Liputan6.com serta Merdeka.com pada pukul 06.00 WIB di hari yang sama.

Ingin tahu cerita lengkapnya, simak dalam video berikut ya.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel