Beraninya Antonio Conte Ubah Filosofi Lahirnya Inter Milan

Luzman Rifqi Karami
·Bacaan 1 menit

VIVA – Sejumlah perubahan dilakukan Antonio Conte sejak ditunjuk menjadi pelatih Inter Milan pada 31 Mei 2019 silam. Disadari atau tidak, Conte membuat Inter sedikit demi sedikit meninggalkan filosofi berdirinya klub.

Pada 9 Maret 1908, perpecahan terjadi di Milan Cricket and Football Club (kini AC Milan). Sejumlah direksi Milan memutuskan untuk membentuk klub sendiri yang bernama Internazionale, untuk lebih memberikan ruang kepada para pemain asing.

Baca juga: Inter Vs Milan, 2 Tim 'Satu Kontrakan' yang Tak Pernah Akur

Kata Internazionale memang merujuk pada international atau internasional, maksudnya Inter memang menjadi tempat untuk pemain di luar Italia.

Tradisi tersebut terus mendarah daging di Inter. Bahkan, saat meraih treble di musim 2009/10 sebagian besar pemain inti Inter adalah pemain asing. Di final Liga Champions melawan Bayern Munich, tak ada satu pun pemain Italia yang masuk starting line up arahan Jose Mourinho.

Di bawah Conte, hal tersebut berubah. Ambil contoh dalam duel Inter terakhir melawan Parma, 31 Oktober 2020. Ada empat pemain Italia yang diturunkan Conte sebagai starter yakni Matteo Darmian, Andrea Ranocchia, Roberto Gagliardini, dan Nicolo Barella. Masih ditambah Andrea Pinamonti yang masuk dari bangku cadangan.

Hal tersebut berimbas pada Timnas Italia. Kini, mulai banyak pemain Inter yang dipanggil Timnas Italia arahan Roberto Mancini. Sebelumnya, jarang sekali ada pemain Inter yang masuk Gli Azurri.

Dalam laga terakhir Italia, Oktober 2020 silam ada tiga pemain Inter yang dipanggil Mancini. Mereka adalah Danilo D'Ambrosio, Stefano Sensi, dan Nicolo Barella.