Berapa Banyak Lemak yang Diambil Saat Liposuction?

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Sudah menjadi rahasia umum bahwa setiap wanita ingin tampil cantik, dengan bentuk tubuh ideal. Makanya bukan hal aneh, jika setiap wanita berusaha membentuk tubuhnya dengan cara berolahraga.

Tapi gimana caranya jika olahraga nggak berhasil menurunkan berat badanmu? Alasannya beragam. Bisa jadi kamu salah melakukan olahraga atau kamu nggak mengatur pola makan.

Namun jika kedua hal di atas nggak kamu lakukan, tapi bentuk tubuh nggak ideal, artinya kamu butuh cara lain untuk membentuk bagian tubuh itu. Yup, salah satu caranya dengan liposuction atau sedot lemak.

Nah yang harus dipahami, liposuction atau sedot lemak merupakan tindakan bedah estetik yang bertujuan untuk membentuk bagian tubuh yang dirasa memiliki timbunan lemak berlebih.

"Jadi liposuction itu bukan untuk menurunkan berat badan. Liposuction itu tujuannya untuk membuat tubuh lebih ideal. Jadi dilihat dulu bentuk (bagian tubuh) yang nggak ideal bagi seorang wanita di bagian mana, biasanya perut, pinggul, paha, atau lengan," jelas Spesialis Bedah Plastik dari RS EMC, dr. Imam Susanto, Sp.B, Sp.BP-RE(K) saat berbincang dengan Tim Liputan6.com beberapa waktu lalu.

Ini Batasan Lemak yang Dikeluarkan dari Tubuh

Setelah mengetahui bagian tubuh yang akan dikurangi lemaknya, dokter akan memberikan obat bius (total atau bius lokal di bagian yang akan disedot lemaknya).

Lalu dokter akan memasukkan cannula atau alat tabung kosong, untuk mengeluarkan lemak dari bagian tubuh tertentu. Nah pertanyaannya sekarang, seberapa banyak lemak yang akan dikeluarkan dari tubuh dengan tindakan ini?

"Ukuran yang dianut sekarang dalam ilmu bedah plastik adalah seperenam belas dari berat badan. Jadi misalnya berat badan 100kg, berarti yang dikeluarkan lemaknya adalah enam liter," jelas dr. Imam.

Jadi ternyata nggak sembarangan ya ketika melakukan tindakan ini, ada hitungannya! Setelah proses liposuction dilakukan, Butuh waktu beberapa minggu bahkan hitungan bulan, agar hasil liposuction terlihat. Nggak hanya itu saja, pasca liposuction, kamu pun perlu menggunakan perban elastis atau pakaian khusus yang ketat, untuk mengurangi pembengkakan.

Diet dengan mengatur pola makan pun perlu dilakukan pasca liposuction guna mendapatkan hasil yang maksimal.

Nah gimana, sekarang sudah tercerahkan dengan penjelaskan dari ahlinya? Jika masih punya banyak pertanyaan seputar liposuction segera pilih dokter berpengalaman dan berasal dari rumah sakit yang memiliki dukungan fasilitas medis lengkap dan terkini, serta memberikan pelayanan terpadu, untuk perawatan kesehatanmu.

Dengan memilih dokter spesialis bedah estetika yang tepat, kamu sebagai pasien dapat melakukan perencanaan pengurangan lemak tubuh dengan lancar.

(*)