Berapa dan Dari Mana Saja Harta Kekayaan Mendiang Ratu Elizabeth II?

Merdeka.com - Merdeka.com - Ratu Elizabeth II mangkat Kamis lalu di Kastil Balmoral, Skotlandia, pada usia 96 tahun.

Kastil Balmoral hanyalah salah satu dari aset yang ditinggalkan sang ratu setelah bertakhta selama 70 tahun. Aset pribadi Ratu meliputi investasi, real estate, perhiasan, dan banyak lagi yang nilainya ditaksir mencapai USD 500 juta atau Rp 7,4 triliun, menurut majalah Forbes. Keluarga kerajaan diperkirakan memiliki kekayaan mencapai sedikitnya USD 88 miliar atau Rp 1.305 triliun pada 2017.

Dilansir dari laman USA Today, Sabtu (10/9), berikut gambaran seberapa besar nilai kekayaan ratu, dari mana asalnya dan ke mana uang itu dihabiskan?

Seberapa kaya Ratu Elizabeth II?

Kerajaan Inggris ditaksir bernilai USD 88 miliar atau Ro 1.305 triliun menurut perusahaan konsultan merek Brand Finance.

Kekayaan pribadi Ratu hampir mencapai USD 500 juta atau Rp 7,4 triliun yang berasal dari investasi, benda seni, perhiasan, real estate, menurut taksiran Forbes pada 2021.

Tapi kekayaan Ratu yang sebenarnya tidak pernah diungkap. Koran the Guardian tahun lalu melaporkan Ratu berhasil melobi pemerintah Inggris pada 1970-an untuk mengubah rancangan undang-undang yang bertujuan merahasiakan kekayaan pribadinya, dengan alasan jika diungkap ke publik hal itu bisa memalukan.

Seorang juru bicara Istana Buckingham mengatakan kepada BBC, "semua pernyataan yang menyebut sang ratu menggagalkan undang-undang tidak benar."

Berapa kekayaan keluarga Kerajaan Inggris?

Brand Finance pada 2017 melaporkan, kekayaan Kerajaan Inggris bertambah terus tiap tahun sejak mereka melacaknya mulai 2012. Nilai Rp 1.305 triliun itu mencakup the Crown Estate, Koleksi Kerajaan (termasuk perhiasan mahkota ratu) dan aset lainnya.

Siapa yang mewarisi kekayaan Sang Ratu?

Raja Charles III mewarisi mayoritas kekayaan Ratu senilai USD 500 juta atau Rp 7,4 triliun, menurut Forbes.

Dari mana kekayaan Ratu Elizabeth II?

Keluarga Kerajaan Inggris meraup upeti dari undang-undang The Sovereign Grant Act, dana pajak yang dipakai untuk operasional istana kerajaan dan tugas-tugas kerajaan seperti acara perjamuan dan perjalanan.

Dana dari The Sovereign Grant Act untuk periode 2022-2023 nilainya kurang dari USD 100 juta atau Rp 1,4 triliun. Pembayaran ini berdasarkan keuntungan yang diperoleh dari the Crown Estate, bisnis properti yang dimiliki kerajaan tapi dikelola secara independen, kata laporan BBC.

Sejak 2017, Ratu menerima keuntungan 25 persen dari profit the Crown Estate dua tahun sebelumnya, kesepakatan yang dibuat hingga 10 tahun untuk mendanai perbaikan Istana Buckingham. Sisa dana itu diserahkan kepada pemerintah Inggris.

The Crown Estate juga adalah bagian dari kekayaan kerajaan senilai USD 28 miliar atau Rp 415 triliun yang dikelola oleh "The Firm", kelompok berisi anggota dari House of Windsor, keluarga kerajaan, termasuk Ratu, Raja Charles dan istrinya Camilla, the Duchess of Cornwall, Pangeran Willian dan istrinya Kate, the Duchess of Cambridge, Putri Anne, anak perempuan Ratu, dan putra bungsu Ratu, Pangeran Edward dan isrtinya Sophie, the Countess of Wessex, kata laporan Forbes.

Ratu menguasai sejumlah aset tapi tidak tidak bisa menjualnya. Aset-aset itu adalah:

1. The Crown Estate USD 19,5 miliar
2. Istana Buckingham USD 4,9 miliar
3. The Duchy of Cornwall USD 1,3 miliar
4. The Duchy of Lancaster USD 748 juta
5. Istana Kensington USD 630 juta
6. The Crown Estate Scotland (USD 592 juta)

The Firm atau "Monarchy PLC" menyumbang ratusan juta pound bagi perekonomian Inggris setia tahun melalui safari ke negara-negara Persemakmuran dan yang lainnya.

Pernikahan Pangeran Harry dan Meghan, the Duchess os Sussex pada 2018 misalnya, diharapkan memberikan keuntungan lebih dari 1 miliar pound bagi perekonomian Inggris, menurut Brand Finance.

Keluarga Kerajaan memang tidak secara langsung menerima keuntungan dari bisnis itu, tapi Forbes melaporkan mereka mendapat keuntungan lain, misalnya liputan media.

Berapa yang didapat Ratu dari pajak?

Pajak yang didapat dari The Sovereign Grant Act ditetapkan mencapai USD 99 juta dari 2021-2022 atau sekitar USD 1,5 per warga di Inggris, kata laporan BBC. Ini belum termasuk biaya keamanan.

Berapa banyak kekayaan properti yang dimiliki Ratu Elizabeth II?

Forbes melaporkan, aset pribadi Ratu dari real estatenya ada dua yaitu Sandringham House dan Kastil Balmoral. [pan]