Berawal dari Minum Bir, Wanita Ini Tak Sengaja Bantu Tangkap Pembunuh Keji Sopir Taksi di Hong Kong

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Hong Kong - Seorang wanita ramah yang sedang minum bir yang dikenal dengan julukan "friendly beers" membagikan birnya dengan lelaki asing. Namun usut punya usut ternyata pria misterius itu merupakan buronan yang sedang diburu terkait kasus pembunuhan terkenal di Hong Kong.

Tersangka melarikan diri setelah diduga menikam seorang sopir taksi sampai mati, sebuah kasus yang jadi sorotan di Hong Kong.

Polisi mengajukan permohonan informasi dengan gambar wajahnya, dan membuat peringatan pada publik bahwa dia merupakan "orang yang sangat berbahaya".

Pembunuhan dengan cara keji sangat jarang terjadi di Hong Kong, karena negara tersebut memiliki titel dengan tingkat kejahatan yang rendah.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Lelaki Misterius

https://twitter.com/asiaonecom
https://twitter.com/asiaonecom

Pada Rabu sore, seorang wanita yang tinggal di Pulau Lamma menemukan lelaki yang dimaksud sedang minum bir sambil duduk di luar toko, menurut laporan.

Dia tidak mengenalinya pada awalnya, dan keduanya memulai percakapan sambil minum. Wanita yang hanya ingin disebut Tracy, mengatakan kepada awak media lokal bahwa dia tampak sebagai pria yang "baik hati dan lembut".

Mereka berpisah saat hujan mulai turun dengan deras dan ketika angin topan melewati daerah itu. Malam itu, Tracy kembali ke toko dan melihat pria itu masih di sana, dengan keadaan yang benar-benar kuyup.

"Saya mulai khawatir, sambil berpikir, mempersilahkan dia untuk menunggu sebentar, karena lelaki itu mengenakan pakaian yang sangat basah.. namun hal itu sangat aneh," katanya kepada South China Morning Post.

Melaporkan Pihak Polisi

(https://twitter.com/hkfp)
(https://twitter.com/hkfp)

Ketika lelaki itu memberi tahu bahwa dirinya tinggal di sekitar lingkungan itu, wanita itupun menyatukan beragam informasi. "Tiba-tiba saya ingat pernah membaca sesuatu di berita. Dan saat itulah saya berpikir.. apakah ini dia?" Tracy berkata.

Tracy bergegas ke rumahnya, yang berada di sebelah toko, untuk melihat foto-foto buronan secara online dan baru dia menyadari siapa lelaki yang bersamanya tadi.

Tracy segera melaporkan ke polisi, lalu kembali ke bawah untuk membelikan lelaki itu bir lagi agar lelaki tersebut tidak ke mana-mana. Petugas akhirnya datang untuk segera menangkap lelaki itu, lelaki tersebut dinilai tenang saat proses penangkapan dan tidak mencoba untuk melarikan diri.

Penguntit Geng

Ilustrasi kejahatan. (dok. niu niu/Unsplash.com)
Ilustrasi kejahatan. (dok. niu niu/Unsplash.com)

"Saya tidak takut. Kami berbagi beberapa obrolan yang bagus. Saya hanya merasa kasihan dengan seluruh situasinya," Kata Tracy kepada Hong Kong Free Press.

Lelaki itu diduga menikam leher seorang sopir taksi, yang akhirnya meninggal akibat kehabisan darah, pada hari Selasa.

Media lokal melaporkan bahwa lelaki tersebut menyatakan keinginannya untuk meniru penembak massal gaya AS, ia sempat tinggal di fasilitas psikiatri, dan tampaknya percaya akan adanya teori konspirasi "penguntit geng."

Para penderita "penguntit geng" percaya bahwa mereka tengah "diikuti, dikuntit, dan dilecehkan oleh banyak orang, seringkali berjumlah ribuan," menurut sebuah penelitian yang dirilis pada bulan Maret.

Penulis : Azarine Natazia

Infografis Fenomena Bunuh Diri di Gunungkidul

Infografis mengenai kenali faktor-faktor risiko bunuh diri
Infografis mengenai kenali faktor-faktor risiko bunuh diri
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel