Berbahaya, Polisi Larang Warga Selfie di Flyover Tapal Kuda Jaksel

Bayu Nugraha, Foe Peace Simbolon
·Bacaan 1 menit

VIVA – Beberapa warga melakukan swafoto atau self image alias selfie saat ujicoba flyover Tanjung Barat dan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu buntut flyover tapal kuda itu cukup menarik.

Terkait hal ini, polisi menegaskan selfie di jalan raya membahayakan. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo melarang warga untuk melakukan hal semacam ini lagi. Pasalnya, selain membahayakan diri sendiri, pun membahayakan pengendara lain.

"Untuk yang selfie-selfie ini memang ya karena ini kan lagi booming terus atap-atap sekitar flyover bagus sudah di cat. Nanti, kalau sudah operasional tentu kita larang," kata Sambodo kepada wartawan, Kamis 4 Februari 2021.

Sambodo menambahkan, pihaknya sudah melakukan survei ke lokasi. Dari hasil survei yang dilakukan, diketahui untuk turunan yang ke arah Jakarta terdapat persimpangan. Untuk itu, pihaknya akan menyiapkan rekayasa lalu lintas di sana. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi kecelakaan.

"Terutama di (arah) Lenteng Agung yang turunannya itu langsung bersamaan dengan persimpangan. Nah, ini nanti kami lihat seperti apa rekayasanya gimana yang bagus supaya nanti juga menimbulkan kelancaran dan juga sisi safety-nya lebih aman," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui akun sosial Instagram milik Dinas Bina Marga DKI Jakarta @binamargadki, menyatakan flyover Tanjung Barat dan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, dibuka untuk uji coba selama tiga hari terhitung hari Minggu, 31 Januari 2021 kemarin.

Flyover yang telah dibangun sejak November 2019 itu diharap mampu mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

Baca juga: Dibuka Uji Coba, Ini Tujuan Dibangun Flyover Tapal Kuda di Jaksel