Berbelanja Kebutuhan Pokok di Pasar Indonesia, 7 Warga Timor Leste Diamankan Imigrasi

Merdeka.com - Merdeka.com - Tujuh orang warga negara Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) diamankan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur karena masuk secara ilegal.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua, K. A Halim kepada merdeka.com mengatakan, ketujuh warga negara RDTL itu diamankan dalam operasi intelijen keimigrasian atas laporan masyarakat Desa Maumutin, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, Rabu (23/11).

K. A Halim menguraikan, pihaknya menindaklanjuti informasi dari masyarakat bahwa sering terjadi perlintasan ilegal di area tersebut, sehingga tim Inteldakim melakukan operasi Intelijen Keimigrasian di Pasar Tradisional Haekesak.

Kegiatan yang dipimpin Kepala Seksi Inteldakim Yehezkiel Djami itu mendapatkan informasi bahwa ada warga negara Timor Leste yang masuk untuk berbelanja di pasar Haekesak. Tim pun bergegas ke lokasi.

Beberapa jam memantau, tim melihat empat orang yang hendak pulang kembali ke Timor Leste setelah berbelanja. Karena tidak menunjukkan identitas dan masuk ke Indonesia melalui Dilumil secara ilegal, empat warga itu langsung diamankan.

"Keempat warga negara Timor Leste tersebut masuk ke Indonesia untuk berbelanja kebutuhan pokok di Pasar Haekesak. Setelah dipastikan bahwa yang diintrogasi WNA asal Timor Leste, tim mengamankan dan dibawa ke Kantor Imigrasi Atambua untuk pemeriksaan lebih lanjut," jelas K. A Halim.

Menurutnya, saat diinterogasi keempatnya mengaku bahwa masih ada tiga teman mereka yang masuk sama-sama secara ilegal, namun sedang berbelanja di pasar lama Atambua. Tim pun bergegas dan mengamankan mereka.

"Mereka masih diperiksa dan dimintakan dokumen perjalanannya ke pihak konsulat Timor Leste di Atambua. Setelah diperiksa dan lengkap dokumennya, ketujuh warga ini akan dideportasi ke Timor Leste," tutup K. A Halim.

Berikut nama 7 warga negara Timor Leste yang diamankan:
1. Amalia Amaral (P), 27 Tahun.
2. Hermenjilo Dos Santos (L), 51 Tahun.
3. Salia Santos (P), 24 Tahun.
4. Theresa Santos (P), 35 Tahun.
5. Maria Madalena Lopes (P), 35 Tahun.
6. Arthur Gomes (L), 28 Tahun.
7. Devio Amaral (L), 13 Tahun. [ded]