Berdalih Butuh Biaya Berobat Ibu, Pasutri di Bali Curi Enam Motor

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepolisian resor (Polres) Jembrana menangkap pasangan suami-istri (Pasutri) berinisial S (23) dan JR (23) karena melakukan pencurian sepeda motor. Pasutri ini nekat melakukan pencurian untuk mengobati ibu pelaku JR yang sedang sakit.

Kapolres Jembrana, AKBP Dewa Gde Juliana mengatakan, kedua tersangka merupakan pasutri yang sudah menikah tiga tahun yang lalu.

"Dari pengakuan tersangka mereka baru pertama melakukan pencurian sepeda motor, untuk membiayai ibu dari istrinya yang sakit," kata Juliana, Rabu (23/11).

Pasutri asal Jember, Jawa Timur ini tinggal di Kelurahan Pendem, Jembrana. Keduanya mencuri sepeda motor di enam lokasi di Kabupaten Jembrana dan Buleleng, Bali.

Terungkapnya aksi pasutri ini berawal dari laporan korban bernama Ahmad Rudi. Korban kehilangan sepeda motor Yamaha Jupiter MX DK 2800 ZD pada Minggu (6/11) lalu di rumahnya, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana.

Kemudian lewat laporan itu Kepolisian melakukan penyelidikan. Hasilnya mengarah kepada kedua pelaku. Keduanya berhasil diamankan di Jalan Umum Desa Delod Berawah, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, pada Minggu (20/11) sekitar pukul 23.30 WITA.

Sementara, barang bukti yang diamankan dua sepeda motor merek Honda Vario, Yamaha Vega, Honda Vario Tekno, Honda Supra Fit dan Yamaha Jupiter MX. Pelaku menjual sepeda motor seharga Rp2.500.000 dan komponen seharga Rp500.000.

"Saat dilakukan interogasi terhadap tersangka, mereka mengakui telah melakukan pencurian di enam lokasi, dan saya lokasi berada di Kabupaten Buleleng," ujarnya.

Lewat perbuatannya, kedua tersangka disangkakan dengan Pasal 363, Ayat (1) ke 4 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun. [cob]