Berdayakan UMKM Perempuan, Danone - Stellar Women Hadirkan Platform Edukasi

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Sebuah bisnis idealnya hadir membawa solusi bagi permasalahan lingkungan dan sosial. Sebaliknya, kondisi lingkungan dan sosial dapat menentukan tumbuh kembang sebuah bisnis.

Bisa dibilang bisnis, lingkungan, dan kesejahteraan sosial merupakan tiga hal yang saling mempengaruhi satu sama lain.

Dengan prinsip ini, maka penting untuk para pengusaha untuk dapat menggabungkan kepentingan bisnis, lingkungan, dan sosial dalam kegiatan bisnisnya.

Hal inilah yang mendorong Danone-AQUA dan Stellar Women menghadirkan sebuah platform edukasi untuk pemberdayaan Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) khususnya pada perempuan di Indonesia.

Ini dituangkan melalui program Business for Good Class Series yang digelar pada 28-29 September 2021 dengan peserta lebih dari 1.200 orang.

Program Business for Good Class Series merupakan program yang mengajak para pelaku usaha khususnya wanita berkumpul untuk saling berbagi pengalaman dalam mengembangkan bisnis yang berdampak secara ekonomi.

Serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi lingkungan dan sosial termasuk pengenalan akan sertifikasi B Corporation bagi para pelaku bisnis.

B Corporations merupakan istilah yang digunakan untuk perusahaan yang sudah mendapatkan sertifikasi dari organisasi non-profit B Lab karena sudah memenuhi standar perusahaan yang sangat tinggi terkait dengan operasional perusahaan, pengelolaan sumber daya manusia, hubungan dengan pemerintah, dampak untuk lingkungan dan masyarakat, juga hubungan dengan konsumen.

Setidaknya 33 perusahaan yang terafiliasi dengan Danone termasuk Danone-AQUA sudah mendapatkan sertifikasi ini.

Terdapat beberapa manfaat yang didapatkan perusahaan dengan sertifikasi ini, seperti kemudahan dalam mendapatkan green financing dan manfaat relasi perusahaan.

VP General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto menjelaskan jika membangun bisnis berkelanjutan merupakan upaya untuk memenuhi ekspektasi konsumen saat ini. Ini dinilai yang seharusnya dilakukan oleh perusahaan.

"20 tahun lalu konsumen lebih melihat pada product quality, services quality. Tetapi kalau kita lihat tren ke depan, yang dibutuhkan tidak hanya produk yang bagus tetapi bagaimana perusahaan itu berperilaku, beroperasi, dan lain sebagainya," jelas dia.

Dikatakan jika konsumen kini ingin tahu mengetahui siapa (yang bekerja) di belakang satu merek. "Kami percaya bahwa terdapat keterkaitan antara kesehatan masyarakat dan lingkungan, untuk itu kami berupaya menjaga keduanya melalui operasional bisnis kami," kata dia.

Baik dalam inisiatif terhadap lingkungan yakni inisiatif One Circular Planet dikatakan Danone ingin memastikan bahwa air, kemasan, dan karbon dapat memberi dampak positif terhadap ekosistem dan masyarakat dan juga program kesehatan untuk masyarakat, hingga membawa perusahaan menjadi tempat terbaik untuk bekerja bagi karyawan kami dan perusahaan yang caring.

Acara ini mengangkat kategori keberlanjutan berdasarkan konsep Triple Bottom Line yakni keberlanjutan pada profit, lingkungan dan sosial.

Dampak Positif bagi Lingkungan

Ilustrasi Kampanye Cinta Lingkungan Credit: unsplash.com/Mert
Ilustrasi Kampanye Cinta Lingkungan Credit: unsplash.com/Mert

Sebuah model bisnis yang berkelanjutan tidak hanya berfokus untuk meningkatkan profit namun juga memberi dampak positif bagi bumi serta kesejahteraan masyarakat.

Sebagai contoh bagaimana Amartha, start-up fintech asal Indonesia, dalam memberikan pembiayaan modal kerja bagi perempuan pelaku usaha mikro di desa.

Aria Widyanto, Director & CSO Amartha menjelaskan bahwa selain pembiayaan, Amartha juga membentuk tim khusus untuk mendampingi dan mengedukasi peminjam agar mereka bisa mengembangkan usahanya.

Pendampingan tersebut menghasilkan implikasi baik yang bisa dilihat dari naiknya pendapatan peminjam yang diiringi oleh peningkatan kesejahteraan hidup, seperti jaminan pendidikan anak hingga renovasi tempat tinggal.

Aliya Amitra Tjakraamidjaja, Co-founder dan COO Tinkerlust, juga menyatakan bahwa kontribusi bisnis bagi lingkungan dan sosial juga menjadi salah satu misi dari Tinkerlust.

Dengan menyediakan platform jual-beli produk fashion secondhand, Tinkerlust ingin mengajak dan mengubah pola berbelanja fashion masyarakat Indonesia agar lebih sustainable. Setidaknya terdapat tiga belas pembicara yang turut meramaikan program ini.

Dengan diselenggarakannya program Business For Good Class Series ini, diharapkan semakin banyak pelaku usaha di Indonesia yang menerapkan prinsip berkelanjutan serta mendapat pemahaman tentang sertifikasi B Corp.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel