Beredar foto Bunda Putri dengan Menhan Purnomo dan Dipo Alam

MERDEKA.COM. Nama Nonsyaputri atau kerap disapa Bunda Putri mencuat ke publik, usai beberapa kali diucapkan mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq di Pengadilan Tipikor dalam kasus suap penambahan kuota impor daging sapi. Dikatakan bahwa Bunda Putri memiliki pengaruh cukup kuat di tingkat menteri.

Luthfi bahkan menyebut Bunda Putri adalah orang dekat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), bahkan dia sesumbar menyebut Bunda Putri tahu seputar kebijakan reshuffle kabinet. Menanggapi pernyataan itu, SBY marah. Dia membantah mengenal Bunda Putri.

Baru-baru ini, beredar di kalangan wartawan foto Bunda Putri dengan Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam dan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro.

Di foto terlihat Dipo Alam akrab dengan Bunda Putri. Keduanya tersenyum, bahkan Dipo Alam yang memakai baju safari coklat tersenyum lebar. Di foto tersebut, Bunda Putri mengenakan kaca mata dan baju hitam.

Sedangkan di foto dengan Menhan Purnomo, Bunda Putri mengenakan stelan jas warna hitam dan dasi biru bermotif. Diduga, foto tersebut diambil ketika Purnomo menerima penghargaan.

Belum diketahui apakah kedua foto tersebut asli atau hasil editing. Dipo dalam akun twitternya mengatakan tak mengenal dengan Bunda Putri.

"Soal photo saya yg dikatakan beredar dengan orang yg dikatakan sebagai Bunda Puteri saya tidak tau photo siapa, dalam event apa & kapan?" kata Dipo dalam akun @dipoalam49, Sabtu (12/10).

Dia beralasan, sebagai pejabat publik dirinya sering diajak foto bareng dengan siapapun. Dia bahkan melempar, bahwa yang mengetahui pasti Bunda Putri adalah para petinggi PKS.

"Yang paling tau & kenal dengan Bunda Puteri, menurut dialog Hakim dengan pesakitan dan saksi di pengadilan Tipikor KPK ialah petinggi PKS," terangnya.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.