Beredar Kupon Sembako Murah HUT RI di Jayapura, Ini Penjelasan Pemkot

Merdeka.com - Merdeka.com - Warga Kelurahan Asano, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, dibanjiri kupon jual beli sembako dengan harga murah meriah menjelang HUT Kemerdekaan RI ke-77.

Kupon tersebut bertuliskan 'kupon sembako murah gebrakan gotong royong, kita baku bantu bangun Papua mandiri dan sejahtera, dalam rangka HUT RI ke 77, dan pemulihan ekonomi masyarakat Papua pasca pandemi Covid-19, dimeriahkan dengan pasar rakyat dan panggung hiburan lapangan PTC Entrop 20 Agustus'.

Paket sembako murah tersebut berisikan beras 10 kg, minyak goreng 2 liter, gula 2 kg, susu 2 kaleng, teh 1 pak, kopi 1 bungkus seharga Rp120.000.

Faktanya warga membayar seharga Rp125.000, dan sembakonya nanti diambil setelah tanggal 17 Agustus.

Kepala Distrik Abepura Dionisius J.A. Deda yang dikonfirmasi soal kupon tersebut menuturkan, pelaksanaan kegiatan HUT RI ke-77 sepenuhnya menggunakan anggaran Kota Jayapura tanpa melibatkan pihak lain. Jadi kupon tersebut bukan dari panitia HUT RI ke-77 Kota Jayapura.

"Saya sebagai Kepala Distrik Abepura, menegaskan bahwa kupon sembako murah yang tengah beredar di wilayah Kelurahan Asano, bukan milik Pemerintah Kota Jayapura. Saya harap warga jangan mudah percaya, sehingga tidak tertipu atas ulah orang-orang yang mengatasnamakan Pemerintah Kota Jayapura," ujar Kepala Distrik Abepura Dionisius Deda, Senin (11/7.

Dia telah mengkonfirmasi juga kepada panitia HUT RI ke-77 Kota Jayapura, bahwa kupon tersebut bukan milik panitia.

"Saya sudah tanyakan langsung ke panitia HUT RI ke-77 Kota Jayapura soal kupon tersebut, dan benar kupon itu bukan dari panitia HUT RI ke-77 Kota Jayapura. Itu penipuan," tegas Dionisius.

Sekedar diketahui, warga yang mendapatkan kupon tersebut dan sudah membayarnya yakni warga Jalan Bandeng, RT 04 RW 001, Kelurahan Asano, yang dibawa oleh seorang ibu berinisial UI. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel