Beredar Info Pria Tewas di Kembangan Usai Divaksin, Cek Faktanya

Ezra Sihite, Andrew Tito
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pihak Polsek Kembangan Jakarta Barat memastikan, beredarnya info orang tewas usai diberikan vaksin di Kembangan adalah informasi tidak benar atau hoaks.

Kanit Reskrim Polsek Kembangan AKP Niko Purba menjelaskan memang benar adanya seorang pria paruh baya tewas mendadak di kawasan Kembangan Jakarta Barat. Namun hal itu bukan karena pria tersebut disuntik vaksin.

"Ya memang ada pria inisial RP tewas di Jalan Penyelesaian Tomang IV. Tapi bukan tewas usai divaksin melainkan saat beli nasi padang," ujar Niko dikonfirmasi, Kamis 1 April 2021.

Niko menjelaskan, pihaknya juga sudah melakukan penyelidikan terkait kasus adanya seorang pria yang tewas secara mendadak tersebut. Hasilnya jelas Niko, korban sama sekali belum mendapatkan vaksin.

“Setelah kita periksa dengan mendatangi pihak keluarga yang bersangkutan diketahui belum menerima vaksin, artinya meninggalnya seorang warga tersebut bukan karena vaksin” ujar Niko.

Diduga kata dia, korban tewas akibat mengalami serangan jantung. Sebab sehari sebelum korban tewas, RP sempat pergi ke luar kota dan dia begadang.

"Keluarga korban juga membenarkan bahwa RP memiliki riwayat penyakit jantung. Sehingga kemungkinan saat beli nasi padang, korban terkena serangan jantung," ujarnya.

Sampai pukul 12.00 WIB, korban sudah dibawa ke kontrakannya. Rencananya polisi masih akan memeriksa keluarga korban dan memproses administrasi penyerahan jenazah.

Niko juga menyayangkan informasi hoaks yang beredar di masyarakat.

Dalam hal ini Niko mengingatkan bahwa penyebar berita hoaks dapat dikenakan Undang-undang ITE yang berlaku di Indonesia.