Beredar Surat Pemeriksaan Penyidikan Palsu Atas Nama KPK di Lampung

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Beredar surat pemanggilan pemeriksaan atas nama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di wilayah Lampung. Surat palsu tersebut mencantumkan logo, email, dan alamat KPK di Rasuna Said, Jakarta Selatan sebagai atribut surat.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri memastikan pihaknya tidak pernah menerbitkan surat tersebut.

"KPK tidak pernah menerbitkan surat panggilan sebagaimana yang beredar di wilayah Provinsi Lampung tersebut," ujar Ali dalam keterangannya, Jumat (3/9/2021).

Dalam surat tersebut juga memcantumkan nama-nama pihak yang dipanggil. Pihak yang dipanggil itu disebutkan akan dimintai keterangan oleh para penyidik. Ali memastikan nama-nama penyidik yang tertera di surat tersebut bukan penyidik KPK.

"Nama-nama yang tercantum sebagai penyidik KPK juga bukan merupakan pegawai KPK. Dalam surat palsu ini juga menyebut pihak-pihak yang dipanggil, diminta datang ke suatu lokasi untuk dilakukan pemeriksaan dalam rangka penyelidikan dan penyidikan suatu tindak pidana," kata Ali.

Dia memastikan, dalam melakukan pemeriksaan, baik penyelidikan maupun penyidikan yang sifatnya terbuka melalui surat panggilan tidak pernah dilakukan selain di kantor KPK atau di instansi-instansi pemerintah lainnya. Dalam surat itu tertulis para pihak yang dipanggil untuk datang ke wikayah Cinere, Jakarta.

"Oleh karena itu, kami meminta semua pihak tidak lagi memalsukan atau melakukan tindakan dengan mengatasnamakan KPK untuk menipu, memeras, dan tindakan lain yang dapat merugikan masyarakat," ucap Ali.

Waspadai Modus Penipuan

Ali pun mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan hati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang marak terjadi di berbagai daerah.

"Apabila menemui atau mengetahui adanya pihak yang mengaku pegawai KPK dan melakukan tindakan pemerasan dan sejenisnya, segera laporkan ke call center 198 atau kepada aparat penegak hukum setempat," kata Ali.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel