Beredar Video Penyiksaan Siswi SMU di Palu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tanpa daya, dalam rekaman sebuah video seorang perempuan muda berpakaian SMU menerima pukulan berupa tamparan di wajah dan badannya. Perempuan itu di siksa dalam sebuah mobil oleh beberapa orang perempuan yang juga berpakaian SMU.

Diduga video kekerasan itu diperankan dan terjadi di Palu Sulawesi Tengah. Video itu berdurasi 9,42 menit dan beredar sejak 12 November di situs YouTube. Video ini belum banyak dikunjungi para penggunaa YouTube. Sampai Senin (14/11/2011) pukul 05.00 WIB, baru 273 pengunjung yang tercatat.

Perempuan yang disiksa duduk di bangku tengah sebelah kiri mobil. Dua orang yang duduk di kursi depan, menghadap ke perempuan muda itu dan getol menyiksanya. Puluhan kali keduanya menampar sambil memaki-maki. Empat orang siswi lainnya yang juga ada di dalam mobil hanya menyaksikan sambil sesekali tertawa dan muncul dalam rekaman itu. Siswi yang duduk di samping perempuan yang disiksa bertindak sebagai perekam.

Dari dialog yang ada di dalam rekaman diduga penyiksaan itu berlatarbelakang asmara. Pera penyiksa tak terima dengan tindakan perempuan itu yang berpacaran dengan bekas pacar teman mereka. Antara penyiksa dan yang disiksa bisa diketahui awalnya merupakan teman satu kelompok.

Perempuan yang duduk di kursi kemudi, nampak jelas sepertinya adalah pimpinan romobongan penyiksa ini. Perempuan muda itu tampak memang tidak menggunakan seragam SMU namum hanya mengenakan tanktop dan celana pendek. Mereka terus mencaci dan mengeluarkan kata-kata kotor.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.