Bergabung dengan PSG, Lionel Messi Tak Lagi Sama Seperti di Barcelona

Bola.com, Jakarta - Lionel Messi menjalani karier yang tidak secemerlang ketika berseragam Barcelona sejak pindah ke Paris Saint-Germain (PSG). Hal itu diakui mantan winger Barcelona dan PSG, Ludovic Giuly. Namun, Giuly yakin hal tersebut bukan penyebab Messi tampil buruk musim lalu.

Lionel Messi bergabung bersama PSG pada musim lalu. Itu menjadi kali pertama bagi pemain asal Argentina itu bergabung dengan klub selain Barcelona yang sudah dibelanya sejak 2000.

Sayangnya, Lionel Messi tidak tampil sesuai harapan di PSG. Ia gagal mempertontonkan keahliannya dalam mencetak banyak gol. Musim lalu, Messi cuma bisa mencetak 11 gol di semua kompetisi. Tak heran jika kemudian ada yang mengklaim Messi sudah habis.

 

Pembelaan Giuly Terhadap Messi

Kegembiraan Lionel Messi bersama rekan-rekannya usai mencetak gol kemenangan untuk PSG atas Lyon, Senin (19/9/2022) dini hari WIB. (AP Photo/Laurent Cipriani)
Kegembiraan Lionel Messi bersama rekan-rekannya usai mencetak gol kemenangan untuk PSG atas Lyon, Senin (19/9/2022) dini hari WIB. (AP Photo/Laurent Cipriani)

Ludovic Giuly kemudian memberikan pembelaan kepada Lionel Messi. Ia mengatakan wajar jika Messi mengalami penurunan performa dan tak bisa tampil tajam di PSG.

Pasalnya, ia memang harus beradaptasi dulu dengan lingkungan barunya. Hal semacam itu juga terjadi terhadap pemain lain yang pindah ke klub baru.

"Saya selalu tahu musim lalu akan rumit baginya. Ketika Anda adalah raja dunia di sebuah klub, dan Anda tiba dalam semalam di negara baru dan di kejuaraan lain, itu tidak pernah mudah, bahkan jika Anda adalah pemain terbaik di dunia," ujar Giuly pada La Parisien.

Optimistis Bakal Gacor

Pemain PSG, Lionel Messi (kanan), berselebrasi dengan rekan setimnya, Kylian Mbappe, pada laga matchday kedua Liga Champions 2022/2023, Kamis (15/9/2022) dini hari WIB. (AFP/Jack Guez)
Pemain PSG, Lionel Messi (kanan), berselebrasi dengan rekan setimnya, Kylian Mbappe, pada laga matchday kedua Liga Champions 2022/2023, Kamis (15/9/2022) dini hari WIB. (AFP/Jack Guez)

Ludovic Giuly juga mengaku yakin Lionel Messi bakal bisa bangkit pada tahun keduanya. Pasalnya pemain seperti Messi pasti selalu melakukan introspeksi diri.

"Butuh waktu untuk menyerap perubahan, dan kami melihat bahwa tahun pertamanya rumit. Namun, saya yakin bahwa musim keduanya akan bagus karena para pemain hebat selalu mempertanyakan diri mereka sendiri; itulah yang ia lakukan," cetus Giuly.

Messi sendiri memang sudah terlihat bangkit pada musim 2022/2023 ini. Sekarang ia sudah mengemas enam gol dari 11 laga dan juga delapan assist bagi PSG.

 

Bukan Pemain yang Sama

Lionel Messi. Sayap kanan Argentina berusia 35 tahun yang kini menjalani musim kedua bersama PSG ini telah mengoleksi 6 gelar top skor di ajang Liga Champions, yaitu pada musim 2008/2009 hingga 2011/2012, 2014/2015 dan 2018/2019, kesemuanya diraih bersama Barcelona. Gelar top skor terakhirnya diraih usai mengoleksi 12 gol dari 10 laga di musim 2018/2019. Sayang, Barcelona tersingkir dari Liverpool di babak semifinal pada musim tersebut. (AFP/Josep Lago)
Lionel Messi. Sayap kanan Argentina berusia 35 tahun yang kini menjalani musim kedua bersama PSG ini telah mengoleksi 6 gelar top skor di ajang Liga Champions, yaitu pada musim 2008/2009 hingga 2011/2012, 2014/2015 dan 2018/2019, kesemuanya diraih bersama Barcelona. Gelar top skor terakhirnya diraih usai mengoleksi 12 gol dari 10 laga di musim 2018/2019. Sayang, Barcelona tersingkir dari Liverpool di babak semifinal pada musim tersebut. (AFP/Josep Lago)

Lionel Messi sekarang sudah berusia 35 tahun. Tentu saja kelincahannya sudah berkurang. Ludovic Giuly pun mengakui hal tersebut.

Namun, ia menegaskan bukan itu alasan performa Messi di PSG menurun musim lalu. Ia yakin La Pulga tetap pemain yang berkelas.

“Tentu bukan lagi Messi yang sama, tapi kualitasnya tetap ada. Tetap ada 'Leo', sosok yang bisa mengubah pertandingan. Kecerdasannya hari ini adalah untuk dapat menentukan sebaliknya,” ujar Giuly.

“Karena ia sedikit kurang dalam hal penyelesaian akhir, ia sekarang berada di posisi umpan terakhir. Ia menunjukkan kepada semua orang bahwa Anda masih bisa berkembang dan mengubah cara Anda bermain, bahkan pada usia 35 tahun. Ia contoh yang baik untuk semua pemain, tua dan muda," serunya.

Sumber: Les Parisien

Disadur dari: Bola.net (Dimas Ardi Prasetya, published 19/9/2022)