Bergabung dengan Tim Khusus, Siber Polri Ikut Selidiki Peretasan Hacker Bjorka

Merdeka.com - Merdeka.com - Polri akhirnya ikut menyelidiki aksi peretasan data oleh hacker Bjorka. Tim yang melakukan penyelidikan terdiri dari lintas kementerian dan lembaga sebagaimana instruksi Presiden Joko Widodo.

"Ya tim Siber Bareskrim sudah masuk dalam tim terpadu," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Selasa (13/9).

Seperti apa keterlibatan Tim Siber, Dedi belum bisa menjelaskan secara rinci. "Nunggu update dari tim siber," kata dia.

Sebelumnya, berdasarkan instruksi Presiden Joko Widodo, melalui berbagai kementerian dan lembaga agar bersiap mengambil langkah-langkah untuk menindaklanjuti, terkait kebocoran data yang dilakukan hacker.

"Jadi akan ada emergency response team dari BSSN, Kominfo, Polri dan BIN untuk melakukan asesmen-asesmen berikutnya," ucap Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate dari siaran YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (13/9).

Walaupun data-data yang disebar hacker Bjorka merupakan data-data yang bersifat umum dan sebagian merupakan data-data yang lama.

"Data-data itu setelah ditelaah sementara, adalah data-data yang sifatnya umum. Data-data umum, bukan data-data spesifik. Dan bukan data-data yang ter-update sekarang, sebagian data-data yang lama," kata Johnny.

Tim terdiri dari empat lembaga yang nantinya akan melakukan assessmen untuk menjaga tata kelola data yang baik di Indonesia, serta menjaga kepercayaan publik.

"Ini data sangat strategis dan bisa juga terkait dengan sovereignty dan kedaulatan kita, termasuk dia sangat geopolitis. Mohon media jangan sampai memberitakan yang memberikan dampak kebingungan pada masyarakat. Karena ini banyak hal-hal yang teknis yang kadang-kadang salah kutip, yang mengakibatkan satu dengan lainnya warga bangsa kita ini saling mem-bully," ujarnya. [lia]