Bergaul dan Komunikasi Lintas Kasta

Dian Lestari Ningsih, asmaradewo

VIVA – Tentu hidup kita tidak berwarna, jika hanya bergaul dengan satu kelompok manusia saja. Kita tidak bisa menyelami pikiran orang lain sebelum mengobrol lepas dengannya. Untuk mengobrol lepas ini tentunya harus terjalin hubungan yang baik dulu, saling percaya, dan nyaman.

Nah, nyaman sangat penting. Seberapa lama pun berkomunikasi dengan seseorang tidak terasa, jika sudah nyaman. Komunikasi antar manusia satu dengan manusia lainnya bisa terbatas karena latar belakang yang berbeda.

Misalnya orang Sumatera yang tinggal di Yogyakarta, komunikasi terkadang sulit dipahami mereka, dan tak jarang berujung salah paham. Kita tahu orang Sumatera kalau bicara “keras” seperti marah, sementara orang Yogyakarta bicara tenang, bahkan terkesan lembut.